Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Proyek lambat, daya serap Dinas PU minim
  • Selasa, 05 September 2017 — 17:48
  • 321x views

Proyek lambat, daya serap Dinas PU minim

"Saya sudah berulang kali memberitahukan kepada mereka untuk mengambil uang muka, karena ini akan membantu dalam penyerapan anggaran, tapi mereka mau memakai modal sendiri," kata Djuli, di Jayapura, Selasa (5/9/2017).
Kantor Dinas Pekerjaan Umum - Dok Jubi
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jub

Jayapura, Jubi - Lambatnya pengerjaan proyek membuat daya serap di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua masih sangat minim, yakni baru mencapai 30 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya, mengatakan selain lambatnya pengerjaan proyek, banyak kontraktor yang enggan mengambil uang muka, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi.  

"Saya sudah berulang kali memberitahukan kepada mereka untuk mengambil uang muka, karena ini akan membantu dalam penyerapan anggaran, tapi mereka mau memakai modal sendiri," kata Djuli, di Jayapura, Selasa (5/9/2017).

Kendala yang lain, ujar ia, sampai saat ini masih banyak pekerjaan yang belum tender karena terkendala di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan bukan di instansinya. 

Misalkan perencanaan belum selesai tender, materinya sudah dibawa ke ULP termasuk pengawasan bersama dengan kontrak fisik tapi Pokja ULP tidak melakukan itu. "Saat tender fisik seharusnya berbarengan dilakukan tender pengawasan, karena itu harus bersama-sama," sambungnya.

Melihat hal itu, kata Djuli, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi terlalu jauh, mengingat ULP memiliki standar-standar operasional prosedur (SOP) sendiri.

"Yang jelas semua materi dan perencanaan sudah tuntas. Termasuk pengawasan draf fisiknya juga sudah didrop ke Pokja ULP," ujarnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun mengatakan daya serap SKPD dipengaruhi proses lelang di Biro Pangadaan Barang dan Jasa yang saat ini sementara berjalan. 

"Saya yakin sampai akhir tahun anggaran target daya serap akan tercapai, kalau nanti ada sisa, tidak akan banyak," kata Ridwan.

"Kami sudah sepakat dengan Sekda, pokoknya pekerjaan berakhir pada November," tambahnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Tahun ini, PU datangkan dua ekskavator

Selanjutnya

Bahas saham Freeport, Sekda Hery: Pemprov minta 20 persen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe