Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Edo Kaize: IPDN hanya dipenuhi anak bos dan pejabat
  • Selasa, 05 September 2017 — 18:08
  • 3106x views

Edo Kaize: IPDN hanya dipenuhi anak bos dan pejabat

"Inikan sekolah bukan untuk pejabat, tapi untuk orang Papua.  Kenapa penerimaan dari mana-mana kumpul di IPDN Papua, tidak boleh," kata Edo Kaize, Selasa (5/9/2017).
Ilustrasi Praja IPDN di Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize, menyebut Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua hanya dipenuhi anak-anak bos atau pejabat.

Untuk itu, ia meminta Pemprov Papua mengevaluasi penerimaan calon praja IPDN Papua, lantaran setiap tahunnya minim anak asli Papua yang diterima.

"Inikan sekolah bukan untuk pejabat, tapi untuk orang Papua.  Kenapa penerimaan dari mana-mana kumpul di IPDN Papua, tidak boleh," kata Edo Kaize, Selasa (5/9/2017).

Katanya, jika memang penerimaan calon Praja IPDN memprioritaskan 80 persen anak asli Papua, dan sisanya non-Papua, hal itu harus benar-benar diberlakukan.

"Jangan ketika penerimaan, anak-anak asli Papua digugurkan dan diganti dengan yang lain. Kalau memang tidak memenuhi syarat, ya, penggantinya tetap harus anak asli Papua," ujarnya.

Katanya, kehadiran IPDN di Papua untuk lebih dekat dengan orang Papua. Namun, setiap penerimaan calon praja IPDN orang asli Papua sangat minim.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPR Papua yang membidangi pemerintahan, Mathea Mamoyao mengatakan hal yang sama.
Katanya, keberadaan IPDN harus benar-benar memprioritaskan anak-anak asli Papua.

"Jangan ini hanya slogan. Harus benar-benar diwujudkan, kalau memang punya niat membangun Papua," kata Mathea. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah diingatkan selesaikan masalah tapal batas

Selanjutnya

Toni Tesar-Frans Sanadi ditetapkan sebagai Bupati dan Wabub Kepulauan Yapen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe