Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Warga Samoa demo bawa isu West Papua di pertemuan PIF ke-48
  • Rabu, 06 September 2017 — 07:43
  • 3271x views

Warga Samoa demo bawa isu West Papua di pertemuan PIF ke-48

Mika, yang bersama Kelompok Pekerja Samoa mengatakan bahwa ini juga merupakan desakan kepada beberapa pemimpin Pasifik untuk bergabung dengan tujuh negara Pasifik yang sudah mendorong isu West Papua ke dalam komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Aksi demonstrasi warga Samoa di Apia, Rabu (6/9/2017) - RNZI
Victor Mambor
victor_mambor@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Sekelompok warga Samoa melakukan aksi demonstrasi pagi ini (6/9/2017) di luar Sheraton Aggies Resort di Apia, tempat pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-48, untuk meningkatkan kesadaran akan nasib West Papua dan rakyatnya.

Jerome Mika, pemimpin aksi mengatakan bahwa demonstrasi tersebut dilakukan untuk memastikan pemimpin Pasifik tidak mengabaikan isu Papua Barat.

Mika, yang bersama Kelompok Pekerja Samoa mengatakan bahwa ini juga merupakan desakan kepada beberapa pemimpin Pasifik untuk bergabung dengan tujuh negara Pasifik yang sudah mendorong isu West Papua ke dalam komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tujuh negara tersebut adalah Nauru, Kepulauan Marshall, Solomon, Vanuatu, Tuvalu dan Tonga.

Sekretaris Jenderal Forum, Dame Meg Taylor mengunjungi demonstrasi tersebut dan menegaskan kembali hak demonstran untuk melakukan demonstrasi namun tidak menyinggung soal West Papua.

Terpisah, Dewan Serikat Pekerja Selandia Baru Te Kauai Kaimahi juga telah mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Senin, mendukung hak-hak bangas West Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.

"Kamis lalu, dewan perwakilan nasional memilih untuk meningkatkan desakan internasional untuk penentuan nasib sendiri West Papua, "kata Sekretaris Dewan Serikat Pekerja Selandia Baru, Sam Huggard.

Menurutnya, pilihan ini mengikuti penandatanganan yang dilakukan pada tahun 2016 oleh 11 Anggota Parlemen Selandia Baru, dari empat partai yang berbeda.

“Sebuah deklarasi untuk mendukung kemerdekaan West Papua yang ditandatangani oleh anggota parlemen lainnya secara global,” lanjutnya.

Pada bulan Juli lalu, isu West Papua telah menjadi bagian dari komunike  pertemuan regional ke-14 Parlemen Afrika Karibia dan Pasifik (ACP) bersama Uni Eropa. Sebagai tuan rumah, Vanuatu mendorong isu West Papua dengan dukungan Kiribati, Kepulauan Marshall, Nauru, Samoa dan Tonga. Bahkan Papua Nugini yang selama ini bersikap bertentangan dengan isu West Papua juga mendorong isu West Papua dengan alasan pertimbangan kemanusiaan.

Komunike tersebut menyatakan bahwa anggota ACP meminta penghentian segera pembunuhan brutal dan tidak berperikemanusiaan pada rakyat West Papua dan merujuk masalah tersebut ke pertemuan ACP berikutnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Isu referendum West Papua didorong dalam PIF ke-48

Selanjutnya

Ini penjelasan Pater Neles Tebay tentang penunjukan dirinya oleh Presiden Jokowi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe