TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Distrik Nimboran minta pemekaran wilayah 
  • Rabu, 06 September 2017 — 12:51
  • 819x views

Distrik Nimboran minta pemekaran wilayah 

Kepala Distrik Nimboran, Edison Japsenang, bersama sejumlah tokoh masyarakat adat di wilayahnya telah mendatangi Kantor DPR Kabupaten Jayapura untuk minta jawaban dari aspirasi masyarakat yang menuntut pemekaran wilayah segera dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Kepala distrik Nimboran dan sejumlah tokoh masyarakat saat bertemu Ketua DPR Kabupaten Jayapura, di ruang kerjanya – Jubi/Engel
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala Distrik Nimboran, Edison Japsenang, bersama sejumlah tokoh masyarakat adat di wilayahnya telah mendatangi Kantor DPR Kabupaten Jayapura untuk minta jawaban dari aspirasi masyarakat yang menuntut pemekaran wilayah segera dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Edison mengaku aspirasi yang disampaikan oleh masyarakatnya sudah ada sejak tahun 2003 bersama dengan sejumlah daerah di wilayah pembangunan tiga namun hingga saat ini belum ada jawabnya yang pasti dari Pemkab Jayapura.

"Kita hanya minta jawaban pasti dari Pemerintah terkait aspirasi yang sudah lama mendekam di tengah masyarakat. Dasar yang kuat bagi kami adalah untuk memaksimalkan sistem pelayanan yang prima di tengah masyarakat maka harus ada pemekaran," jelas Edison Japsenang, usai bertemu Ketua DPR Kabupaten Jayapura, di Kantor DPR, Selasa (5/9/2017).

Dijelaskan, secara keseluruhan distrik Nimboran terdiri dari enam belas kampung dan satu kelurahan. Untuk memaksimalkan rentang kendali pemerintahan maka delapan kampung harus berdiri sendiri dalam satu distrik.

"Dengan banyaknya kampung dan juga akses untuk menjangkau masing-masing kampung pasti sangat sulit. Misalnya kampung Tengku Lama yang jaraknya cukup jauh dari ibukota distrik maka sudah seharusnya delapan kampung yang letaknya lagi berjauhan ini dapat dimekarkan dalam satu distrik. Sementara jumlah jiwa dalam distrik ini telah mencapai enam ribu jiwa," ujarnya.

Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, mengatakan aspirasi yang disampaikan ini memang sudah lama. Tetapi untuk melakukan pemekaran wilayah tentu ada persyaratan yang sesuai aturan yang juga harus dilaksanakan.

"Pasti aspirasi ini akan kami tindak-lanjuti bersama dengan Eksekutif yang akan mempersiapkan segala sesuatu menyangkut kajian hukumnya. Apakah secara aturan telah memenuhi persyaratan atau tidak. Tetapi melihat dari jumlah kampung yang ada maka sudah bisa untuk dimekarkan agar membantu pemerintah juga dalam sistem pelayanan pembangunan di daerah tersebut," pungkasnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Sebelas tenaga jasa kebersihan RSU Yowari diberhentikan sepihak

Selanjutnya

Pilkada bukan alasan penyerapan anggaran tak maksimal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat