Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Menteri Yohana imbau mahasiswa UPI Bandung hindari perisakan
  • Rabu, 06 September 2017 — 13:37
  • 361x views

Menteri Yohana imbau mahasiswa UPI Bandung hindari perisakan

"Menjadi mahasiswa saat yang penting dalam hidup, maka harus diisi waktu kalian (mahasiswa) dengan prestasi. Jadilah generasi penerus bangsa yang hebat, jangan suka merisak dan mendiskriminasi," katanya.
Menteri Yohana Yembisa ketika memberikan kuliah Uman di UPI Bandung pekan lalu - Dok Humas Kemen PPA/Jubi
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jub

Nabire, Jubi - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, menitip pesan kepada para mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, agar menghindari perilaku kekerasan, diskriminasi, dan bullying (perisakan). Pesan tersebut disampaikannya pekan lalu, di Gymnasium UPI, Bandung, Jawa Barat.

"Menjadi mahasiswa saat yang penting dalam hidup, maka harus diisi waktu kalian (mahasiswa) dengan prestasi. Jadilah generasi penerus bangsa yang hebat, jangan suka merisak dan mendiskriminasi," katanya.

Di hadapan sekitar 5000 lebih mahasiswa baru UPI Bandung, Menteri Yohana Yembise, menyampaikan beragam isu seperti kesetaraan gender pada kuliah umum tersebut.

"Banyak belajar, perkaya literatur bacaan khususnya mahasiswi, dan memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk mendukung perkuliahan. Harus menghindari perisakan atau perundungan, sebab itu tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga kerap terjadi di kampus," pesannya lagi.

Setelah memberikan kuliah umum, Menteri Yohana langsung bertolak menuju Desa Kayuambon, Kabupaten Bandung Barat untuk mengunjungi mahasiswa KKN Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) UPI Bandung.

“Saya sangat senang berada di sini, karena ternyata Desa Kayuambon ini pemberdayaan masyarakatnya sangat maju terutama kaum ibu-ibu. UKM dalam bidang kuliner hingga seni sering mendapatkan prestasi hingga tingkat nasional," katanya.

Ia juga berterimakasih sebab Bupati Bandung Barat, H. Abu Bakar, dan Dinas PPPA Provinsi Jawa Barat memantau langsung pertumbuhan ekonomi kaum perempuan di desa tersebut.

"Saya bisa merekomendasikan Desa Kayuambon ini sebagai percontohan bagi daerah lain,” ujar Menteri Yohana.

Kehadiran Menteri Yohana mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Bandung Barat, H. Abu Bakar, Anggota DPRD Komisi 1 Bandung, hingga penggerak PKK, sebab Yohana menjadi Menteri pertama yang mengunjungi Desa Kayuambon. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ermambo: tidak semua jalan rusak jadi tanggung jawab Pemkab

Selanjutnya

Dinas PPA Nabire mantapkan program data terpilah gender

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe