Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. Majukan kopi Dogiyai, SCOPI siap kerjasama
  • Jumat, 14 Oktober 2016 — 12:23
  • 1391x views

Majukan kopi Dogiyai, SCOPI siap kerjasama

MoU itu nantinya diharapkan bisa memberi kontribusi yang baik kepada masyarakat Papua, terutama para petani kopi di Dogiyai. “Semoga MoU yang kami akan buat ini bisa bermanfaat bagi petani kopi di Dogiyai,” ujarnya.
Mendagri Thomas Lembong (tengah) memantau pasar Moanemani, Dogiyai – Jubi/Doc
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) siap melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kabupaten Dogiyai terkait penerapan dan pelestarian budidaya kopi, Jumat, (14/10) di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia.

“SCOPI siap melakukan MoU antara kami (Pemerintah Kabupaten Dogiyai) dengan pihak SCOPI di Jakarta,” kata Kepala Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Dogiyai, Andrias Gobay, Kamis (13/10/2016).

Menurut Andrias, MoU yang akan dilakukan itu merupakan tindaklanjut dari kunjungan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong di Dogiyai 11 Juni 2016 lalu. Saat itu beliau meluncurkan ‘Dengan Bangga Menyeduh Kopi Papua’.

“MoU yang akan kami buat itu juga didukung berbagai pihak, terutama 21 BUMN yang ada di Jakarta,” ujarnya.

MoU itu nantinya diharapkan bisa memberi kontribusi yang baik kepada masyarakat Papua, terutama para petani kopi di Dogiyai. “Semoga MoU yang kami akan buat ini bisa bermanfaat bagi petani kopi di Dogiyai,” ujarnya.

Andrias mengatakan MoU itu adalah tindak lanjut dari pelatihan yang diikuti para pelatih kopi di Palembang. “MoU ini juga akan membawa nama baik Provinsi Papua dan Papua Barat,” lanjutnya.

Pelatih Kopi Dogiyai, Hanoc Herison Pigai mengapresiasi keberhasilan Pemkab Dogiyai yang akan melakukan MoU tersebut, sebab hal itu merupakan suatu terobosan bagi pemerintah dan masyarakat setempat.

“Ini satu langkah yang luar biasa. Kami sebagai pelatih kopi sangat mendukung MoU itu dan program ini harus terus berkembang. Kami siap maksimalkan pembibitan dan pembinaan,” ujar Hanoc.

SCOPI terbentuk pada 30 Oktober 2014 melalui Pertemuan Forum Kopi Nasional yang kemudian mengubah namanya menjadi Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) atau Kemitraan Untuk Kopi Berkelanjutan Indonesia (KKBI).(*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemuda Dogiyai: pemerintahan Auwe lancar, jangan perkeruh suasana

Selanjutnya

Bupati : Dana KPU Dogiyai sudah tak masalah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe