Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Papua Bangkit
  3. Gereja Kingmi ajukan kasasi terkait sengketa logo
  • Jumat, 08 September 2017 — 15:06
  • 968x views

Gereja Kingmi ajukan kasasi terkait sengketa logo

Sebelum menerima surat keputusan, badan pengurus Sinode sudah mengajukan kasasi  
Sinode kingmi Papua bersama dua kuasa hukum saat jumpa pers di kantor sinode kingmi -jubi/David Sobolim
David Sobolim
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura Jubi- Sinode Kingmi Papua mengajukan kasasi  terhadap putusan Pengadilan Niaga Makassar  yang memenangkan gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) menggunakan logo Injil Empat Ganda.  Sinode Kingmi Papua, Pendeta . Benny Giay mengaku  baru menerima surat Dirjen kekayaan intelektual, kementerian hukum dan HAM  tertanggal 28 Agustus 2017.

“Logo Injil Empat Berganda dengan peta Papua  tersebut masih milik Kingmi,” kata Benny Giay, di kantor Sinode Kingmi tanah Papua,  Jumat,  (8/9/2017)

Benny menyatakan sebelum menerima surat keputusan, badan pengurus Sinode sudah mengajukan kasasi  terhadap putusan tersebut. “Sehingga keputusan pengadilan niaga tersebut belum final. Masih menunggu keputusan Mahkamah Agung,” kata Benny Giay menambahkan.

Dia juga menjelaskan, Kementerian Hukum dan HAM baru mengeluarkan hak cipta logo yang sama untuk GKII dan badan pengurus Sinode Kingmi di tanah Papua. Namun perbedaan logo Injil Empat Ganda dengan peta Papua milik Sinode gereja Kingmi Papua. Sementara pihak GKII hanya logo Injil empat berganda.

Menurut dia konflik penggunaan logo akibat ada pihak ketiga berinisial BT, mantan Kasubdin Pekerjaan umum yang ikut memainkan konflik tentang logo gereja. BT  selama ini mengaku ketua Sinode karena dipilih Pemerintah NKRI menyampaikan di Piramid pihaknya yang menang gugatan di PN Makassar.

Giay mengancam oknum tersebut akan diproses hukum karena memalsukan nama dan tanda tangan ketua Sinode Kingmi Papua untuk mengurus gereja baru. “Dan juga pembohongan publik yang di lakukan di masyarakat yang tidak paham hukum  yang menyebabkan seorang simpatisan memukul ketua Klasis Kingmi piramid Ely Lomba,” katanya.

Pemukulan itu terjadi  pekan lalu menimbulkan korban dirawat di rumah sakit Wamena.

Kuasa Hukum Sinode Kingmi Papua, Dafid   S Maturbongs menyatakan  putusan itu memang sudah ada sejak 26 April 2017, namun pada saat sidang di Makassar pihak Gereja Kingmi sebagai tergugat tidak hadir. “Mereka panggil selama empat  kali berturut-turut tetapi  surat itu tak sampai di kantor Sinode Kingmi,”  kata David.

Ia mengajukan kasasi karena tengkat waktu 14 hari setelah putusan yang baru diterima tanggal 3 Agustus 2017.

 

 

loading...

Sebelumnya

Hari ini PMKRI Santo Efrem rapat kerja

Selanjutnya

Ini alasan Bupati Freddy pembangunan infrasruktur lambat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe