Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Terkait rekrutmen IPDN, BKD sebut pernyataan Kaize keliru
  • Jumat, 08 September 2017 — 16:26
  • 1675x views

Terkait rekrutmen IPDN, BKD sebut pernyataan Kaize keliru

"Saya kesal dengan pernyataan beliau, kalau tidak mengerti proses perekrutan sebaiknya bertanya kepada kami atau panitia," kata Wenda, di Jayapura, Jumat (8/9/2017).
Ilustrasi praja IPDN Papua - Dok Jubi
Alexander Loen
[email protected]abloidjubi.com
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicholaus Wenda, mengatakan pernyataan Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize, soal perekrutan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) hanya dipenuhi anak pejabat dirasa keliru.

"Saya kesal dengan pernyataan beliau, kalau tidak mengerti proses perekrutan sebaiknya bertanya kepada kami atau panitia," kata Wenda, di Jayapura, Jumat (8/9/2017).

Ia tekankan, tahapan penerimaan IPDN dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Yang mana penerimaan dilakukan secara online, sehingga tidak ada yang namanya intervensi dari seorang pejabat untuk meloloskan anaknya.

"Di era kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe tidak ada intervensi. Sebab yang ada adalah pemerataan penerimaan," ucapnya.

Ia menjelaskan, penerimaan IPDN sesuai kemampuan anak baik dari tes TKD, kompetensi dasar, kesehatan sampai di pantohir.

“Semua anak-anak baik dari masyarakat biasa sampai anak pejabat tetap diharuskan mengikuti tes sesuai tahapan, tidak ada intervensi sedikit pun," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize, menyebut Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua hanya dipenuhi anak-anak bos atau pejabat.

Untuk itu, ia meminta Pemprov Papua mengevaluasi penerimaan calon praja IPDN Papua, lantaran setiap tahunnya minim anak asli Papua yang diterima.

"Ini sekolah kan bukan untuk pejabat, tapi untuk orang Papua. Kenapa penerimaan dari mana-mana kumpul di IPDN Papua, tidak boleh," kata Edoardus. (*)

loading...

Sebelumnya

Ratusan orang protes sikap penyidik Bareskrim Polri

Selanjutnya

Roberth: masyarakat biasakan konsumsi pangan lokal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe