Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. AJI Jayapura : Wartawan harus netral memberitakan Pilgub 2018
  • Jumat, 08 September 2017 — 17:13
  • 1114x views

AJI Jayapura : Wartawan harus netral memberitakan Pilgub 2018

AJI khawatir pemberitaan Pilgub Papua tahun 2018 nanti masih tergantung pada kepemilikan media dan  pemimpin redaksinya.
Aliansi Jurnalis Independent (AJI)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi –  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura meminta wartawan harus independen dalam memberitakan pemiliha Gubernur (Pilgub) Papua yang hendak digelar pada tahun 2018 mendatang. AJI khawatir pemberitaan Pilgub Papua tahun 2018 nanti masih tergantung pada kepemilikan media dan  pemimpin redaksinya.

“Kalau memang media mau menunjukan independensi, tidak boleh memihak ke satu Bakal Calon Gubernur manapun,” kata kata Sekretaris AJI Jayapura, Musa Abubar, kepada  Jubi, Jumat, (8/9/2017).

Ia mengingatkan agar wartawan saat menulis berita tidak menghakimi maupun menyudutkan serta mencemarkan nama baik. “Tetapi bagaimana media tersebut benar benar memberitakan berimbang dan berkualitas,” kata Musa Abubar, menambahkan.  

Mantan Wartawan Jubi itu menyebutkan kadang ada beberapa media yang keuangannya  masih bergantung pada kandidat  tertentu. Hal ini  menjadi persoalan dan sudah menyalahi undang undang pers dan kode etik jurnalis.

AJI Jayapura akan memantau apakah masih ada media yang pengelolaannya  backingan masih bisa independen.  Pantuan itu dinilai penting, karena hasil kajian AJI Jayapura  menunjukan media diback up oleh kandidat tertentu secara otomatis akan memihak dan bisa saling menyudutkan.  

Musa mengingatkan agar wartawan yang sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) maupun yang baru belajar menulis tidak boleh memihak pada salah satu kandidat. “Sebagai wartawan harus memahami tugas pokok dan fungsinya dan kode etik jurnalistik,” kata Musa menegaskan.

 

loading...

Sebelumnya

Roberth: masyarakat biasakan konsumsi pangan lokal

Selanjutnya

Bulan ini OPD Merauke punya pejabat definitif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3136x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1275x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1252x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe