Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kasus korupsi Bupati Biak dilimpahkan ke Kejaksaan pekan depan
  • Jumat, 08 September 2017 — 22:42
  • 2285x views

Kasus korupsi Bupati Biak dilimpahkan ke Kejaksaan pekan depan

Direktorat Reskrim Khusus Polda Papua segera melimpahkan kasus korupsi dengan tersangka Bupati Biak Numfor, TO, saat yang bersangkutan menjabat sebagai kepala Badan Keuangan Kabupaten Mamberamo Raya tahun 2011-2013.
Sepanjang tahun 2016 hingga Agustus 2017, ICW mencatat sedikitnya 110 kasus korupsi dana desa yang melibatkan kepala daearah - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi/Antara - Direktorat Reskrim Khusus Polda Papua segera melimpahkan kasus korupsi dengan tersangka Bupati Biak Numfor, TO, saat yang bersangkutan menjabat sebagai kepala Badan Keuangan Kabupaten Mamberamo Raya tahun 2011-2013.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli, di Jayapura, Jumat (8/9/2017), mengatakan kasus korupsi Rp 84 miliar yang menjerat Bupati TO itu sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik Polda sehingga dalam waktu dekat diserahkan ke kejaksaan untuk diproses lebih lanjut.

Selain Bupati TO, kasus tersebut juga menyeret dua tersangka yang merupakan pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua yakni SB dan TSA.

Bupati TO ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan APBD senilai Rp 84 miliar ketika menjabat sebagai kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Mamberamo Raya.

“Dari laporan yang diterima terungkap modus yang dilakukan tersangka adalah memindahkan dana dari APBD ke rekening pribadinya termasuk dana hibah, dana alokasi umum, dan sejumlah anggaran lainnya,” ujar Kapolda Papua, yang ditemui seusai sertijab empat pejabat di lingkungan Polda Papua.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Papua, Kombes Edi Swasono, secara terpisah mengatakan penyerahan tersangka Bupati TO akan dilaksanakan Selasa (12/9/2017).

“Penyidik kejaksaan sudah menyatakan berkasnya lengkap sehingga barang bukti dan tersangka akan diserahkan ke jaksa untuk diproses lebih lanjut,” kata Kombes Edi Swasono.

Tersangka Bupati TO akan dijerat sesuai pasal undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sementara itu seperti dilansir Merdeka.com pada Agustus silam, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap terdapat 110 kasus korupsi penggunaan dana desa melibatkan kepala daerah yang ditangani KPK sejak Januari 2016 hingga Agustus 2017. Akibat praktik korupsi kepala daerah itu kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 30 miliar.

"Terdapat sedikitnya 110 kasus korupsi anggaran desa yang telah diproses oleh penegak hukum dan diduga melibatkan 139 orang pelaku dengan kerugian sedikitnya mencapai Rp 30 miliar," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana saat konferensi pers dalam acara bertajuk 'Pantauan ICW soal korupsi dana desa', di Kantor ICW, Jalan Kalibata Timur IV D, Jakarta Selatan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Wakapolres Merauke: warga jangan konsumsi minol

Selanjutnya

12 Saksi diperiksa dalam penembakan di Paomako

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe