Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Dewan adat minta presiden resmikan kampung wisata
  • Sabtu, 09 September 2017 — 19:01
  • 921x views

Dewan adat minta presiden resmikan kampung wisata

Mereka juga menyampaikan hasil musyawarah dewan adat Byak Betew, Raja Ampat, terkait penetapan kampung wisata kelas dunia di kawasan setempat
Ketua tim rombongan kantor Staf Kepresidenan, Sylviana Maria menerima surat dan keputusan musyawarah masyarakat adat Byak Betew dari Ketua Dewan Adat Byak Betew, Raja Ampat,  Mananwir Paul Mayor.
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Waisai,Jubi - Dewan adat Papua minta agar Presiden Joko Widodo  meresmikan kampung adat dan wisata di daerah setempat. Permintaan itu disampaikan saat menerima rombongan Staf Kantor Kepresidenan Republik untuk mendengar aspirasi. Mereka juga menyampaikan hasil musyawarah dewan adat Byak Betew, Raja Ampat, terkait penetapan kampung wisata kelas dunia di kawasan setempat.

“Kami menyerahkan undangan Kepada Presiden Jokowi agar meresmikan tiga kampung ini menjadi kampung adat dan kampung wisata,” kata Ketua Dewan Adat Byak Betew, Raja Ampat,  Mananwir Paul Mayor, Sabtu (9/92017)

Ia menjelaskan  hasil musyawarah masyarakat adat Byak Betew di Kepulauan Pambemuk memutuskan tiga kampung sebagai kawasan adat dan wisata. Masing-masing kampung Paam, Saukabu dan Saupapir. “Karena di kepulauan Paambemuk ini terdapat Puncak pyainemo yang merupakan Destinasi Wisata Kelas Dunia,” kata Mananwir menambahkan.

Mananwir menyebutkan, selain kekayaan budaya, kampung yang ada di wilayah  Raja Ampat terdapat panorama bawah laut yang indah dengan gugusan kepulauan Pambemuk yang selama ini menjadi daya tarik utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Mereka berbondong-bondong datang ke Pyainemo. Ini yang harus jdi perhatikan pusat,”  kata Manawir menjelaskan.

Ketua tim rombongan kantor Staf Kepresidenan, Sylviana Maria berjanji meneruskan undangan untuk presiden agar ditindak lanjuti. Ia mengapresiasi dewan adat Byak Betew atas kinerja musyawarah adat.

“Kantor Staf Kepresidenan tak kenal lelah bisa turun dan bertatap muka langsung dengan masyarakat di Kampung Saporkren dan masyarakat adat yang berjualan di Pyainemo- Kepulauan Paam,” kata Sylviana.

Sylviana telah memonitoring mengawasi kebijakan dan program pembangunan nasional yang telah dicanangkan oleh presiden di sejumlah kabupaten yang punya destinasi wisata kelas dunia.

“Kami utusan istana ingin melihat dan mendengarkan langsung apa yang dirasakan masyarakat,” kata Sylviana menjelaskan.

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PT Pertamina kucurkan Rp 850 juta untuk pengembangan usaha

Selanjutnya

Bahan dari hutan, harga noken anggrek layak mahal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe