Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Gemapi desak Gubernur copot Direktur RSUD Jayapura
  • Minggu, 10 September 2017 — 10:25
  • 1849x views

Gemapi desak Gubernur copot Direktur RSUD Jayapura

Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi) mendesak Gubernur Papua Lulas Enembe segera memberhentikan Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta Rachdyat, karena telah ada putusan berkekuatan hukum tetap atas kasus yang dialami sang direktur.
Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi/Antara - Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi) mendesak Gubernur Papua Lulas Enembe segera memberhentikan Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta Rachdyat, karena telah ada putusan berkekuatan hukum tetap atas kasus yang dialami sang direktur.

"Bersama ini kami minta Gubernur Papua untuk segera menggantikan Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta Rachdyat, sebab yang bersangkutan telah terbukti bersalah dan telah ditetapkan dengan putusan berkekuatan hukum tetap," kata Ketua Gemapi, Habelino Sawaki, di Jayapura, Sabtu (9/9/2017).

Ia menyebut dalam putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 23.K/PID.SUS/2016, drg Josef Rinta Rachdyat terbukti bersalah dalam perdagangan kulit buaya yang merugikan negara sebesar Rp 12 miliar.

Oleh karena itu, Gubernur Papua harus memberhentikan Josef Rinta dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Jayapura karena terbukti terlibat permasalahan hukum.

"Kami berharap Gubernur Papua Lukas Ebembe tetap memperhatikan asas-asas pemerintahan yang baik sehingga tidak membiarkan drg Josef tetap memimpin RSUD Jayapura," ujarnya.

Habelino mengakui beberapa waktu lalu mereka mengeluarkan pernyataan di media massa tentang indikasi korupsi dan penyalahgunaan keuangan negara di RSUD Jayapura, namun dibantah oleh drg Josef Rinta.

"Namun kami menganggap bantahan beliau hanyalah retorika semata sebab kenyataannya beliau memiliki rekam jejak hitam," ujar alumnus Universitas Pertahanan Indonesia ini.

Dia menambahkan bagaimana mungkin seorang yang telah merugikan negara sebesar Rp 12 miliar dapat dipercaya memimpin sebuah institusi penting bagi orang Papua.(*)

 

loading...

Sebelumnya

12 Saksi diperiksa dalam penembakan di Paomako

Selanjutnya

Rekrutmen pendamping desa diminta prioritaskan OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe