Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pasifik tinjau penggunaan data bencana alam
  • Minggu, 10 September 2017 — 12:34
  • 310x views

Pasifik tinjau penggunaan data bencana alam

Pada tahun 2005, negara-negara kepulauan kecil mulai melakukan post-disaster needs assessments (penilaian kebutuhan pascabencana) atau PDNA untuk memastikan dukungan yang memadai dapat disediakan kepada daerah-daerah yang paling terkena dampak bencana
Tampak atas desa Lavena Taveuni di Fiji setelah Topan Winston Februaru 2016 lalu – RNZI/ Alex Perrottet
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Suva, Jubi – Delegasi enam negara Pasifik telah meninjau kembali penggunaan data pasca-bencana alam di sebuah pertemuan di Fiji.

Menurut UNDP, negara-negara dan wilayah pemerintahan di kawasan tersebut melaporkan 615 bencana alam selama tiga dekade terakhir yang menelan biaya dari ekonomi sebesarn AS$ 4,4 Miliar.

Pada tahun 2005, negara-negara kepulauan kecil mulai melakukan post-disaster needs assessments (penilaian kebutuhan pascabencana) atau PDNA untuk memastikan dukungan yang memadai dapat disediakan kepada daerah-daerah yang paling terkena dampak bencana dan mencoba membangun tingkat ketahanan terhadap bencana lainnya di masa depan.

Konsultan PBB dan ahli penilaian bencana Asha Kambon mengatakan pertemuan di Fiji ini mencoba untuk menekankan pentingnya nilai PDNA ke negara-negara Pasifik.

“Untuk mengamati bagaimana informasi ini digunakan, bagaimana hal itu diterima, apakah itu memiliki efek yang diinginkan. Namun mereka juga mencoba mengestimasikan biaya pemulihan yang diperlukan. Oleh karena itu, penting untuk melihat apakah informasi itu digunakan atau tidak, bagaimana informasi ini digunakan, dan ini adalah kesempatan bagus untuk melihat apakah mereka masih memerlukan lebih banyak pelatihan dan seberapa dalam keseluruhan proses, dan seterusnya.”

Keenam negara yang berpartisipasi dalam peninjauan tersebut adalah Samoa, Fiji, Vanuatu, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon dan Tuvalu.(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Mengapa Regionalisme Pasifik itu penting?

Selanjutnya

Kebijakan sekolah gratis di Vanuatu segera dimulai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe