Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua gunakan slogan kerja bersama tangani bencana alam
  • Minggu, 10 September 2017 — 12:34
  • 1060x views

Papua gunakan slogan kerja bersama tangani bencana alam

Pemerintah Provinsi Papua menggunakan slogan kerja bersama dalam penanganan bencana alam di wilayah paling timur Indonesia ini. Pasalnya keberadaan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran seluruh stakeholder.
 Ilustrasi gempa bumi di wilayah Papua - Dok Jubi
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua menggunakan slogan kerja bersama dalam penanganan bencana alam di wilayah paling timur Indonesia ini. Pasalnya keberadaan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran seluruh stakeholder.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty, mengatakan beberapa wilayah Papua seperti Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, Sarmi, dan Kepulauan Yapen masuk dalam kategori rawan bencana.

"Kalau 17 Agustus 2017 slogan Indonesia Kerja Bersama, kalau untuk penangana bencana kita pakai slogan itu," kata Elia kepada wartawan, di Jayapura, belum lama ini.

Menurut ia, pengurangan risiko bencana harus menggunakan perencanaan secara internal.

"Semua ini kan harus satu paham sehingga daerah mengambil tindakan yang sesuai dengan protap yang berlaku," katanya menambahkan.

Untuk itu, dirinya minta BPBD di wilayahnya meningkatkan koordinasi dengan stakeholder lainnya.

"Saya sarankan untuk melakukan latihan simulasi bencana dan bagaimana penanganannya, petugas BPBD pun harus siap siaga 24 jam," ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah provinsi Papua telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar mendukung penanganan bencana selama 2017 untuk semua jenis bencana.

Kepala BPBD Provinsi Papua, Welliam Robert Manderi, mengaku dalam penanggulangan bencana terkadang mengalami kekurangan sarana pendukung, seperti kekurangan mobil ambulance, mobil toilet, water treatment, serta togar light.

"Hal inilah yang kami harapkan bisa menjadi perhatian pihak pemerintah kabupaten/kota  untuk bisa melaksanakan perintah UU itu," kata Welliam. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pengusaha asli Papua harus berani maju

Selanjutnya

DPRD Merauke ancam tak bahas APBD perubahan 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32871x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8918x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6425x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5707x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5579x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe