Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Tidak ada police line, kantor PT Dewa dipasang tali rafia
  • Minggu, 10 September 2017 — 18:28
  • 2419x views

Tidak ada police line, kantor PT Dewa dipasang tali rafia

"Tapi di kantor kami sementara ini belum ada police line, jadi kami pasang tali rafia saja,” katanya, ketika dikonfirmasi Jubi, Minggu (10/9/2017).
Mobil Hilux milik PT Dewa keluar dari kantor meski dipasang tali rafia pengganti garis police line, Sabtu, (9/9/2017) – (Abeth You/Jubi)
Abeth You
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Kepolisian Sektor (Polsek) Tigi akhirnya memalang kantor PT. Putra Dewa Paniai yang berlokasi di Tigido,
Deiyai, dengan menggunakan tali rafia sebagai pengganti police line.

Dikatakan Kapolsek Tigi, AKP Ferry M. Mahue, sejak demo pada Rabu (6/9/2017), masyarakat Deiyai meminta pihaknya memasang police line di kantor PT. Dewa dan pos Brimob.

"Tapi di kantor kami sementara ini belum ada police line, jadi kami pasang tali rafia saja,” katanya, ketika dikonfirmasi Jubi, Minggu (10/9/2017).

Ia menambahkan, perusahaan tersebut tidak lagi beroperasi di Tigi, semenjak demonstrasi damai pada 21 Agustus 2017 lalu.

“Satuan Brimob juga tidak lagi bertugas di Tigi," katanya,

Sementara itu hal berbeda disampaikan Nando Mote, tokoh pemuda Deiyai yang bermukim di kompleks kantor PT. Dewa itu mengaku, hingga saat ini kendaraan milik perusahaan masih bebas keluar masuk, bahkan kios milik PT. Dewa masih dibuka.

“Mobil Hilux milik Dewa itu biasa keluar masuk di kantor perusahaan Dewa. Jadi, saya kira mereka masih ada di Deiyai. Cuma alat kerja saja yang dipindahkan, tapi manusianya masih ada. Mereka punya kios juga tiap hari buka,” ungkap Mote.

Ditambahkan, pos Brimob yang berada di samping kediaman Bupati Deiyai juga masih melakukan aktivitas seperti biasa.

“Di pos Brimob itu ada orang (anggota). Biasa kendaraan keluar masuk. Buktinya bisa lihat, ada parkir kendaraan patroli, juga motor. Mereka biasa keluar masuk. Ini artinya, satuan Brimob yang dikabarkan telah pulang itu, masih ada di tanah Deiyai," kesalnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekda Deiyai: Orang lain datang hanya rampas kekayaan

Selanjutnya

Pengurus caretaker PUK Freeport dilantik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6181x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5757x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3914x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe