Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Kakanwil Kemenkumham tagih janji gubernur
  • Senin, 11 September 2017 — 17:36
  • 832x views

Kakanwil Kemenkumham tagih janji gubernur

"2014 kami sampaikan ke gubernur terkait kekurangan fasilitas yang dimiliki Lapas Abepura, yang mana kami sangat membutuhkan mobil ambulans untuk membawa narapidana atau tahanan yang sakit berobat keluar. Saat itu gubernur berjanji akan segera memenuhi permintaan kami," kata Abner, di Jayapura, Senin (11/9/2017).
Lapas kelas II Abepura - Dok Jubi
Alexander Loen
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Papua, Abner Banosro, menagih janji Gubernur Papua Lukas Enembe, berupa satu unit mobil ambulans.
 
"2014 kami sampaikan ke gubernur terkait kekurangan fasilitas yang dimiliki Lapas Abepura, yang mana kami sangat membutuhkan mobil ambulans untuk membawa narapidana atau tahanan yang sakit berobat keluar. Saat itu gubernur berjanji akan segera memenuhi permintaan kami," kata Abner, di Jayapura, Senin (11/9/2017).

Menurut ia, ambulans sangat dibutuhkan, pasalnya selama ini jika ada tahanan yang sakit hanya bisa diantar dengan menggunakan sepeda motor, karena keterbatasan kendaraan di Lapas Abepura.

"Pernah sekali ada tahanan dari Tipikor diantar berobat ke rumah sakit oleh petugas Lapas, di tengah perjalanan tahanan itu minta berhenti untuk membeli sesuatu di kios. Namun ternyata dia kabur melarikan diri. Kejadian seperti ini yang kami tidak mau terjadi," ujarnya.

Ia katakan, permintaan ini sudah beberapa kali disampaikan ke Pemerintah Provinsi, namun belum ada jawaban pasti. 

"Waktu penyerahan remisi 2016 kami sudah ngomong, juga waktu kita melakukan pertemuan dengan gubernur yang difasilitasi oleh Sekda beberapa waktu lalu. Saat itu gubernur malah heran, kenapa belum diberikan, jadi kami tidak tahulah," katanya.

Untuk itu, dirinya berharap permintaan kendaraan ambulans bisa segera terealisasi, guna membantu mengevakuasi narapidana yang membutuhkan pertolongan medis.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty, mengatakan terkait permintaan Kanwil Kemenkumham Papua akan segera ditindaklanjuti.

"Kami akan segera menggelar rapat khusus untuk kemudian hasil rapat tersebut akan didorong ke gubernur," kata Elia. (*)

loading...

Sebelumnya

Kemenkumham RI cek penerimaan CPNS di Papua

Selanjutnya

Pemprov harap ada output positif dari workshop kolaborasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9311x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6364x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6003x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4490x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe