Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kadepa: diplomat Indonesia jangan "hambur madu" di forum internasional
  • Senin, 11 September 2017 — 18:00
  • 2639x views

Kadepa: diplomat Indonesia jangan "hambur madu" di forum internasional

"Harusnya kalau mau selesaikan masalah Papua, jangan hanya jual popularitas, tapi bagaimana menyelesaikan masalah secara benar. Percuma saja Indonesia menyatakan hal-hal baik terkait Papua, karena negara lain sudah tahu kondisi Papua sebenarnya," kata Kadepa kepada Jubi, Senin (11/9/2017). 
Ilustrasi Demo HAM di Papua - Jubi/Arjuna 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Laurenzus Kadepa menyatakan, diplomat Indonesia jangan hanya "hambur madu" di forum internasional terkait masalah di Papua. 

Ia mengatakan, banyak kasus di Papua yang tidak diselesaikan Pemerintah Indonesia. Namun diplomat Indonesia di forum-forum resmi internasional, seperti di forum negara-negara Melanesia (MSG), negara-negara Pasifik (PIF), di Dewan HAM PBB dan di PBB New York, selalu tampil seakan-akan tidak ada masalah.  

"Harusnya kalau mau selesaikan masalah Papua, jangan hanya jual popularitas, tapi bagaimana menyelesaikan masalah secara benar. Percuma saja Indonesia menyatakan hal-hal baik terkait Papua, karena negara lain sudah tahu kondisi Papua sebenarnya," kata Kadepa kepada Jubi, Senin (11/9/2017). 

Menurut anggota Komisi I DPR Papua bidang politik, hukum, HAM dan hubungan luar negeri itu, sebaiknya Indonesia fokus menyelesaian masalah HAM Papua. Tidak perlu membangun diplomasi untuk hal-hal yang baik saja. Justru itu akan menjadi tanda tanya negara lain. 

"Cukup buat sesuatu hal positif di Papua dan dunia tahu. Saya lebih pilih kalau pemerintah izinkan jurnalis asing, pekerja kemanusiaan, dan pelapor khusus HAM PBB ke Papua," ujarnya.

Katanya, jangan hanya ada kata manis di bibir dalam setiap forum internasional, padahal ada kasus Wasior berdarah, Wamena berdarah, Biak berdarah, Paniai berdarah, Oneibo Tigi, Kabupaten Deiyai dan kasus lainnya yang menanti penyelesaian. 

"Saya berbicara bukan kepentingan Melanesia-Indonesia, bukan kepentingan ULMWP, kepentingan NKRI harga mati atau Papua Merdeka Harga Mati. Ini demi kemanusiaan dan rakyat Papua yang menjadi korban ketidakadilan hukum dalam negara ini," katanya.

Pekan lalu, (6/9/2017), sekelompok warga Samoa melakukan aksi demonstrasi di luar Sheraton Aggies Resort di Apia, tempat pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-48, untuk meningkatkan kesadaran akan nasib West Papua dan rakyatnya.

Jerome Mika, pemimpin aksi mengatakan, demonstrasi tersebut dilakukan untuk memastikan pemimpin Pasifik tidak mengabaikan isu Papua Barat.

Mika, yang bersama Kelompok Pekerja Samoa mengatakan, ini juga merupakan desakan kepada beberapa pemimpin Pasifik untuk bergabung dengan tujuh negara Pasifik yang sudah mendorong isu West Papua ke dalam komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tujuh negara tersebut adalah Nauru, Kepulauan Marshall, Solomon, Vanuatu, Tuvalu dan Tonga.

Terpisah, Dewan Serikat Pekerja Selandia Baru, Te Kauai Kaimahi, juga telah mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Senin, mendukung hak-hak bangsa West Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.

"Kamis lalu, dewan perwakilan nasional memilih untuk meningkatkan desakan internasional untuk penentuan nasib sendiri West Papua," kata Sekretaris Dewan Serikat Pekerja Selandia Baru, Sam Huggard.

Menurutnya, pilihan ini mengikuti penandatanganan yang dilakukan pada 2016, oleh 11 Anggota Parlemen Selandia Baru, dari empat partai yang berbeda.

“Sebuah deklarasi untuk mendukung kemerdekaan West Papua yang ditandatangani oleh anggota parlemen lainnya secara global,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Komisi V kesulitan mendata anak Papua di LN

Selanjutnya

Kejari Jayapura eksekusi mantan Ketua DPRP pekan lalu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe