Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kejari Jayapura eksekusi mantan Ketua DPRP pekan lalu
  • Senin, 11 September 2017 — 18:08
  • 1398x views

Kejari Jayapura eksekusi mantan Ketua DPRP pekan lalu

"Kami melakukan eksekusi karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan yang sudah dilayangan berkali-kali. Selama ini kami kooperatif dengan memanggil tersangka secara patut dan memberi waktu. Hanya saja tiga kali pemanggilan, sama sekali tidak dipenuhi," katanya.
Ilustrasi korupsi - Tempo.co 
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura, mengeksekusi mantan Ketua DPR Papua, John Ibo, pekan lalu, Jumat, (8/9/2017).   

John Ibo tersandung kasus korupsi penyelewengan dana APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2006, senilai Rp5,5 miliar.

Kepala Kejari Jayapura, Akmal Abbas, kepada wartawan via teleponnya, Senin (11/9/2017), membenarkan jika terpidana John Ibo telah dieksekusi, dan kini berada di Lapas Klas IIA Abepura. 

"Kami melakukan eksekusi karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan yang sudah dilayangan berkali-kali. Selama ini kami kooperatif dengan memanggil tersangka secara patut dan memberi waktu. Hanya saja tiga kali pemanggilan, sama sekali tidak dipenuhi," katanya.

Katanya, dalam putusan inkrah Mahkamah Agung (MA) yang diterima Kejari Jayapura, April 2016, John Ibo divonis empat tahun pidana badan, membayar denda Rp200 juta, dan mengembalikan kerugian negara senilai Rp4,2 miliar.

Menurutnya, eksekusi adalah langkah terakhir yang dilakukan pihaknya, dan ketika itu yang bersangkutan ditemukan di kediamannya di Kota Jayapura. 

"Yang bersangkutan sama sekali belum menjalani masa hukuman yang diputuskan pengadilan,” ujarnya.

Terpisah legislator Papua, Emus Gwijangge, mengatakan Kejari Jayapura memang harus bersikap tegas mengeksekusi para terpidana yang telah memiliki keputusan hukum tetap.

"Ini masalah wibawa lembaga penegak hukum. Selain eksekusi ini, masih ada beberapa terpidana yang telah memiliki putusan hukum tetap, yang harus dieksekusi Kejari Jayapura. Jangan terkesan tebang pilih," kata Emus (*) 

loading...

Sebelumnya

Kadepa: diplomat Indonesia jangan "hambur madu" di forum internasional

Selanjutnya

Gobay: Depdagri berperan mengulur waktu pelantikan 14 kursi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe