Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Ini jawaban Wanderley atas kritik pendukung fanatik Persipura
  • Selasa, 12 September 2017 — 00:26
  • 1562x views

Ini jawaban Wanderley atas kritik pendukung fanatik Persipura

“Saya terima semua kritik dan saran dari seluruh rakyat Papua pecinta Persipura. Seperti saya juga terima semua pujian dengan senang hati,” ucapnya.
Wanderley saat memberi arahan kepada Imanuel Wanggai dan rekan-rekan saat latihan di Stadion Mandala Jayapura - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Kalah dari Bhayangkara FC, masyarakat fanatik Persipura mengkritik sekaligus memberi masukan buat pelatih Persipura Jayapura, Wanderley Junior.

Lewat pesan WhatsApp yang dikirim kepada Jubi, Senin (10/9/2017), Wanderley menjawab serta menjelaskan semua kritik itu.

“Saya terima semua kritik dan saran dari seluruh rakyat Papua pecinta Persipura. Seperti saya juga terima semua pujian dengan senang hati,” ucapnya.

Soal pergantian pemain yang disorot. Pelatih asal Brazil ini katakan, kapan lakukan pergantian atau siapa yang turun main, itu adalah pilihan dari pemain bersangkutan dari apa yang mereka lakukan di latihan  dan dalam situasi pertandingan.

Kemarin lawan Bhayangkara, kita kehilangan Imanuel Wanggai karena alami cedera di babak pertama. Penggantinya Muhammad Tahir.

Masuknya Tahir karena posisi gelandang bukan hal baru. Dia sudah beberapa kali main di posisi ini.

Soal Osvaldo dan Prisca Womsiwor yang juga masuk di pertengahan babak kedua. Wanderley punya pertimbangan tersendiri.

Osvaldo dan Prisca, pergantiannya harus di momen yang pas. Karena tim babak pertama main cukup bagus.

Dan lawan perlu dijaga baik. Nanti ada faktor cedera, capek dan lainnya. Semua harus dipikir untuk tidak salah momen, karena bisa jadi fatal.

“Saya pikir kemarin kita lakukan pergantian di momen yang pas dan tepat. Karena Osvaldo masuk sebagai bek kiri dan serangan lebih jadi ofensif,” ujarnya.

Setelah terjadinya gol dari tuan rumah, barulah kita tukar Pahabol dengan Prisca. Karena dia (Pahabol) sudah tidak bisa lakukan tugas taktik yang kami . Dan juga akhirnya kami bisa dapat hasil, karena kami bisa bikin gol berawal dari kontribusi Prisca.

Soal kesalahan di akhir pertandingan, tidak ada hubungan dengan pergantian, tapi kosentrasi tim kami.

Soal Yan Pietr Nasadit, dia tidak dalam konsisi 100 persen siap. Dia ada sedikit cedera. Dan kami harap dia bisa bantu tim.

Soal Prisca tidak menjadi pemain inti, itu karena penampilannya sedikit menurun. Selain itu dalam beberapa pertandingan, ada gangguan dengan pahanya.

Artinya semua yang saya lakukan dengan pemain, memberi di latihan atau pertandingan sebelumnya.

“Saya terima kasih atas kritik dari masyarakat dan pecinta sepak bola Persipura. Hal ini tidak ada masalah, karena itu profesi saya,” ucapnya.

“Saya harus siap untuk maju dan membawa Persipura lebih bagus ke pertandingan berikut. Dengan bantuan dari Tuhan Jesus, selalu jalan bersama saya,” kata Wanderley Junior.

Wanderley dinilai kurang jeli dalam pergantian pemain. Situasi ini harus diminimalisir, sehingga Persipura tidak terus tergelincir di luar.

"Memang itu ranahnya pelatih, tapi sebagai pendukung Persipura, tidak salahnya kita turut memberi masukan," kata, Isak Womsiwor, mantan wartawan olahraga. (*)

 

loading...

Sebelumnya

KKI Dojo Uncen rebut juara umum Piala Pangdam

Selanjutnya

Laga pembuka Popnas, Papua tantang Riau

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe