Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. BPJS Kesehatan: Empat kabupaten dapat tambahan KIS
  • Selasa, 12 September 2017 — 09:33
  • 463x views

BPJS Kesehatan: Empat kabupaten dapat tambahan KIS

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan cabang Wamena, Lamsyah Rotua Sirabutar, mengungkapkan ada empat kabupaten di pegunungan tengah Papua mendapat tambahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah pusat sebanyak 338 kartu. Empat kabupaten itu ialah Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, dan Yahukimo.
Sosialisasi penambahan KIS bagi kabupaten Jayawijaya - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan cabang Wamena, Lamsyah Rotua Sirabutar, mengungkapkan ada empat kabupaten di pegunungan tengah Papua mendapat tambahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah pusat sebanyak 338 kartu. Empat kabupaten itu ialah Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, dan Yahukimo.

Dari 338 kartu tersebut meliputi 93 kartu untuk Jayawijaya, satu kartu untuk Lanny Jaya, 58 kartu untuk Tolikara, dan 186 kartu untuk Yahukimo.

"Tambahan ini dilakukan dari pusat. Tugas kami hanya melakukan penyalurannya di daerah, khususnya di BPJS cabang Wamena kepada masyarakat,” ujar Lamsyah Rotua Sirabutar, kepada wartawan usai melakukan sosialisasi kepada kepala kampung, Pemda Jayawijaya, dan Puskesmas untuk penyaluran tambahan KIS, di kantor BPJS Wamena, Senin (11/9/2017).

Menurutnya, selama ini kesulitan masyarakat di lapangan ialah soal data. Sebenarnya data ini BPJS Kesehatan cabang Wamena menginginkan yang akurat sesuai. Tetapi sebaliknya sampai saat ini data dari Jayawijaya yang diserahkan Dinas Sosial pada Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan cabang Wamena masih sama dengan yang lalu.

“Kami hanya menerima data atau mengelola data dan bukan yang mendata, sehingga jika data itu ada maka kami terima dan kelola untuk tambahan yang diperoleh ini merupakan data di tahun 2017, sehingga itu yang kami print kartunya,” katanya.

Asisten II Sekda Jayawijaya, Yohanes Katoleng, mengakui kendala data yang dikirim ke pusat itu tidak sesuai dengan tempat tinggal. Namun masukan dari kepala Puskesmas jika itu merupakan hak dari pasien, sehingga bisa saja pasien itu tinggal di desa lain namun berobat ke puskesmas lain dan ini dibenarkan.

“Jadi sebenarnya tidak ada hal yang salah, cuma koordinasinya yang belum baik antara BPJS, pemerintah, dan instansi terkait. Mungkin ke depannya harus bisa dikoordinasikan dengan baik dengan instansi terkait agar penerima KIS ini bisa tepat sasaran,” ucap Yohanes Katoleng. (*)
 

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pesawat Pilatus milik Advent Doyo tergilincir di Yahukimo, tak ada korban jiwa

Selanjutnya

Pasokan terlambat, harga BBM eceran di Wamena naik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe