Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. BPKAD evaluasi pemanfaatan Rp 11 miliar untuk Festival Lembah Baliem
  • Selasa, 12 September 2017 — 12:45
  • 427x views

BPKAD evaluasi pemanfaatan Rp 11 miliar untuk Festival Lembah Baliem

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayawijaya, segera mengevaluasi pemanfaatan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2017, terutama dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu atraksi tarian yang dipergelarkan di Festival Budaya Lembah Baliem 2017, yang diselenggarakan di Jayawijaya, 8-11 Agustus 2017 - Jubi
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi/Antara - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayawijaya, segera mengevaluasi pemanfaatan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2017, terutama dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BPKAD Jayawijaya, Samuel Patasik, di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (10/9/2017) pekan lalu, mengatakan FBLB 2017 yang menelan anggaran sebesar Rp11 miliar itu harus bisa memberikan pemasukan bagi daerah.

"Harusnya ada pendapatan asli daerah dari pelaksanaan FBLB, karena pemkab sudah mengeluarkan anggaran sebesar itu untuk menyukseskan kegiatan tersebut," katanya.

Samuel mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jayawijaya untuk mengecek kontribusi FBLB bagi PAD setempat.

"Kami akan melakukan pengecekan pada dinas tersebut untuk realisasi PAD-nya seperti apa. Yang kami inginkan hanya ada pemasukan untuk daerah. Jangan pemda hanya mengeluarkan anggaran namun tidak ada realisasi PAD," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya, Alpius Wetipo, mengatakan anggaran yang dikeluarkan untuk FBLB tahun 2017 sebesar Rp11 miliar.

"Anggaran Rp 11 miliar itu dibagi untuk bagian promosi, bagian pelaksanaan kegiatan festival, dan untuk kegiatan karnaval," katanya.

Ia mengatakan festival tahun 2017 yang telah berlangsung sejak 8 hingga 11 Agustus itu berbeda dibandingkan tahun lalu sebab melibatkan tiga pelaksana kegiatan.

"Festival tahun ini jelas berbeda dengan tahun kemarin karena kami melibatkan tiga Event Organizer (EO) yaitu promosi, event pelaksana di lapangan, dan karnaval. Jadi acara ini semua akan ditangani oleh EO," katanya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

LPP RRI Wamena terus tingkatkan siaran hingga ke pelosok

Selanjutnya

KPMY : stop hasut mahasiswa baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe