Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Orang tua dan sekolah penting menjaga anak dari kekerasan
  • Selasa, 12 September 2017 — 21:33
  • 323x views

Orang tua dan sekolah penting menjaga anak dari kekerasan

Keberadaan sekolah dan keluarga juga diperlukan memberi layanan anak belajar untuk memenuhi hak dasarnya.
BP - siswa siswi sekolah dasa Bonaventura. selasa (12/9/2017) jubi/yance wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi – Dukungan orang tua dan sekolah sangat penting menjaga anak dari kekerasan. Keberadaan sekolah dan keluarga juga diperlukan memberi layanan anak belajar untuk memenuhi hak dasarnya.

“Maka diperlukan sinergi antara sekolah dan orang tua untuk memenuhi hak anak bebas dari kekerasan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, saat sosialisasi perlindungan anak, di Sentani Selasa (12/9/2017).

Alpius  menyatakan dukungan ke dua belah pihak itu dilakukan dengan cara menggelar pertemuan di setiap sekolah yang melibatkan orang tua siswa. Langkah itu diharapkan agar orang tua memberi dukungan terhadap sekolah.

“Ini  mensosialisasikan agar sekolah, orang tua dan anak bersinergi,”kata Alpius menambahkan.

Saat pertemuan ia mengakui infrastruktur sekolah di kabupaten di Jayapura masih banyak yang sangat kurang. Dengan begitu permintaan tambahan unit sekolah baru terus didorong karena bagian dari akses untuk memenuhi hak dasar pendidikan anak.

Menurut Alpius, minimnya infrastruktur pendidikan itu dibuktikan dengan masih ada bagunan telah didirikan sejak tahun 1975. Bangunan itu pun belum direhabilitasi sehingga kurang layak. Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura sedang memprioritaskan sekolah yang memiliki siswa banyak dengan standar pelayanan yang memadai.

“Itu perlu partisipasi masyarakat, kami dorong ke mutu. Karena pertumubuhan sekolah itu sangat dipengaruhi oleh masyarakat,”kata Alpius menjelaskan.

Ia mengingatkan sistem pendidikan akan disesuaikan dengan kondisi dan budaya masyarakat setempat, termasuk di wilayah terpencil yang melibatkan guru dan orang tua dalam melaksanakan  pendidikan di lingkungan.

Kepala sekolah dasar SD Bonaventura, Simon Robert Ngantung, menyatakan telah mengeluarkan kebijakan dengan sistem pendidikan mandiri untuk menghindari kekerasan pada anak. “Sekolah menerapkan anak bebas kekerasan harus dengan menjadikan anak mandiri,”kata Simon.

Kemandirian yang dimaksud menciptakan suasana anak merasa nyaman di sekolah .

“Ramah anak dan bebas kekerasan ini sudah berjalan sejak 2013 di sekolah kami,” kata Simon menjelaskan.

loading...

Sebelumnya

Komisi V kesulitan mendata anak Papua di LN

Selanjutnya

SD Batu Putih, satu papan tulis dipakai dua kelas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe