Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Belum kantongi cukup bukti, polisi tidak bisa proses kasus TL
  • Selasa, 12 September 2017 — 18:49
  • 849x views

Belum kantongi cukup bukti, polisi tidak bisa proses kasus TL

“Sekaligus membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke. Sehingga dapat diproses lebih lanjut dengan penyelidikan sampai penyidikan,” ujarnya.
Tatap muka kelompok masyarakat Merauke bersatu dengan DPRD Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi- Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, mengatakan pihaknya belum bisa memroses TL sebagai terlapor dalam kasus fitnah serta pencemaran nama baik melalui media sosial.

“Memang ada beberapa utusan dari kelompok masyarakat Merauke bersatu mendatangi saya kemarin, dan menyampaikan adanya tulisan melalui medsos yang menyudutkan seseorang,” ujar Kapolres tanpa menyebutkan identitas korban ketika ditemui sejumlah wartawan, Selasa (12/9/2017).

Kapolres mengatakan, dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan melayangkan surat kepada perwakilan kelompok masyarakat Merauke bersatu untuk datang di polres, sekaligus membawa bukti-bukti.

Sesuai aturan, lanjut Kapolres, minimal yang membuat laporan adalah korban. Namun, jika bersangkutan sedang sibuk, bisa memberikan kuasa kepada orang lain. Tetapi dengan catatan, harus menyertakan bukti-bukti  jelas.

“Sekaligus membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke. Sehingga dapat diproses lebih lanjut dengan penyelidikan sampai penyidikan,” ujarnya.

Perwakilan Kelompok Masyarakat Merauke Bersatu, Isak Laiyaan, mengaku pihaknya telah bertemu Kapolres  dan menyerahkan bukti awal, terkait pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial.

Hanya saja, Isak tak menyebutkan siapa korbannya. “Kami siap menyerahkan bukti-bukti lain, ketika akan diminta oleh Polres Merauke,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

KM Cahaya Indah tenggelam di perairan Pulau Habe

Selanjutnya

TNI bantah ada perjudian di pameran AU Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3048x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1205x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1179x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe