Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Bentrok masyarakat di Yahukimo, enam orang dikabarkan meninggal
  • Rabu, 13 September 2017 — 05:34
  • 1557x views

Bentrok masyarakat di Yahukimo, enam orang dikabarkan meninggal

“Contoh pada bulan Juli 2017 ada kejadian di Wamena. Ada korban dari kejadian tersebut yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat yang diduga membunuh ayahnya,” jelasnya.
Rumah masyarakat terbakar hingga rata dengan tanah dalam bentrokan antar dua kelompok masyarakat di Kampung Mugi, Distrik Kurima, Yahukimo, Sabtu (9/9/2017) - Jubi/Theo Hesegem
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Victor Mambor

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Dua kelompok masyarakat di kampung Mugi, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (9/9/2017) terlibat bentrok hingga mengakibatkan enam orang dikabarkan meninggal dunia.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba kepada wartawan di Wamena, Selasa (12/9/2017) menjelaskan, kedua kelompok yang bertikai ini berasal dari suku Siep Asso dan Husage.  Bentrokan dipicu dendam lama. Korban yang meninggal dunia dua orang dari suku Siep Asso, dan empat orang dari Husage, sedangkan untuk korban luka belum dihitung berapa jumlahnya.

“Menindaklanjuti masalah ini, saya memimpin langsung anggota menuju Kurima namun sampai kesana jembatan putus. Sehingga kami tidak bisa sampai kesana dan kembali. Namun saya sudah sampaikan ke Kapolres Yahukimo untuk turun langsung,” ujar kapolres.

Menurutnya, persoalan tersebut telah diselesaikan namun masih dalam tahap negosiasi. Karena latar belakang masalah ini terjadi sejak 1996 dimana dimana saat itu terjadi perang antar kedua suku dan dendam itu masih terbawa hingga sekarang.

“Contoh pada bulan Juli 2017 ada kejadian di Wamena. Ada korban dari kejadian tersebut yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat yang diduga membunuh ayahnya,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Polres Jayawijaya sudah mengusulkan kepada Polres Yahukimo untuk menyelesaikan masalah langsung di Polsek Kurima secara kekeluargaan.

Seorang anggota DPRD Yahukimo, Essau Miran mengaku beberapa waktu lalu memang sempat terjadi pembunuhan dan persoalannya sudah selesai secara hukum di Wamena. Namun hal ini terbawa lagi sampai ke Yahukimo dan merembet hingga terjadi bentrokan lagi.

“Pemerintah, menurutnya sudah melakukan upaya untuk meredakan konflik itu dan berusaha untuk melakukan mediasi antara kedua belah pihak untuk berdamai,” ungkapnya.

Theo Hesegem yang juga merupakan masyarakat setempat saat dihubungi mengakui bahwa hingga kini penyelesaian masih dilakukan bersama Polres Jayawijaya dan Yahukimo.

“Kami masih di lokasi kejadian, berupaya menyelesaikan masalah ini,” kata Theo Hesegem.

Lanjut Hesegem, sekitar puluhan rumah di 11 kampung yang terbakar karena bentrokan ini. 10 dari 11 kampung tersebut adalah Kampung Hunem (3 rumah), Kampung Amisagi (7 rumah), Kampung Hukimo (8 rumah), Kampung Wimasili (4 rumah), Kampung Herewola (3 rumah), Kampung Parekama (5 rumah), Kampung Helemagaima (5 rumah), Kampung Sisiapoloba (5 rumah), Kampung Huguma (7 rumah) dan Kampung Puekama (4 rumah).

Sedangkan dua dari enam orang yang dikabarkan meninggal adalah Obet Wopi dan Mukat Suep. (*)

loading...

Sebelumnya

KPMY : stop hasut mahasiswa baru

Selanjutnya

Kampung Tomisa fokus peningkatan infrastruktur kampung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe