Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Industri ekstraktif tantangan pembangunan berkelanjutan Solomon
  • Rabu, 13 September 2017 — 07:09
  • 653x views

Industri ekstraktif tantangan pembangunan berkelanjutan Solomon

Manetoali mengatakan sebagai negara pulau kecil yang sangat bergantung pada sumber daya alam dan industri ekstraktif dibidang pertambangan, kehutanan, pertanian dan pariwisata, Kepulauan Solomon berada dibawah tekanan besar untuk memastikan sumber daya alam yang terbatas ini dikelola secara berkelanjutan.
Menteri Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, Penanggulangan Bencana dan Meteorologi Kepulauan Solomon, Samuel Manetoali – Solomon Star News/Lesley Sanga
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Bangkok, Jubi – Pemberdayaan dan pelestarian sumber daya alam berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan melawan dampak negatif perubahan iklim merupakan fondasi kebijakan pemerintah nasional Kepulauan Solomon.

Begitulah kata Menteri Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, Penanggulangan Bencana dan Meteorologi Kepulauan Solomon, Samuel Manetoali.

Manetoali berpidato pada pembukaan Pertemuan Tingkat Menteri Asia-Pasifik yang diadakan di Bangkok, Thailand minggu ini.

“Strategi Pembangunan Nasional 2016 - 2035 semakin mendorong topik ini menjadi prioritas bagi pemerintah, dengan penekanan pada ketahanan dan pembangunan berkelanjutan  dengan manajemen resiko bencana yang efektif,” kata Manetoali.

Dia menambahkan, hal ini tidak hanya menunjukkan kesadaran pemerintah Kepulauan Solomon mengenai pentingnya dialog lingkungan secara global, namun juga merupakan isyarat komitmen pemerintah untuk mencapai Agenda 2030 demi Pembangunan Berkelanjutan dan Perjanjian Paris serta berbagai komitmen lainnya.

Dia menambahkan, selalu ada bias yang mendukung sistem sosio-ekonomi antar negara dan wilayah karena keadaan mereka.

Manetoali mengatakan sebagai negara pulau kecil yang sangat bergantung pada sumber daya alam dan industri ekstraktif dibidang pertambangan, kehutanan, pertanian dan pariwisata, Kepulauan Solomon berada dibawah tekanan besar untuk memastikan sumber daya alam yang terbatas ini dikelola secara berkelanjutan, dan pada laju yang tetap mempromosikan ketahanan ekosistem yang menyediakan sumber daya tersebut.

“Dihadapkan dengan berbagai tantangan, ini termasuk tekanan dari pertumbuhan penduduk dan perubahan iklim, sudah ada pergeseran kebijakan dalam hal proses-proses pembuatan kebijakan.

“Tidak seperti sistem masa lalu dimana kebijakan sektoral tertutup dan ketat, hal ini tidak lagi terjadi karena lingkungan hidup secara perlahan namun pasti, mulai disertakan dalam pertimbangan pembuatan kebijakan.

“Dengan sengaja atau tidak, logikanya adalah membuat sebuah platform kebijakan yang dapat mengimbangkan konflik pembangunan ekonomi, sosial dan perlindungan lingkungan."

Tema pertemuan tersebut adalah “Menuju Asia-Pasifik yang efisien dalam pemberdayaan sumber daya alam dan bebas polusi”.(Solomon Star News/Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Ahli bedah dari Auckland tangani operasi jantung anak-anak di Fiji

Selanjutnya

Sutradara film lokal PNG dorong lebih banyak produksi film

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe