Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. BBKSDA: Masyarakat jangan jual-belikan satwa dilindungi
  • Rabu, 13 September 2017 — 14:08
  • 890x views

BBKSDA: Masyarakat jangan jual-belikan satwa dilindungi

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua Barat mengimbau masyarakat setempat agar tidak menjualbelikan satwa liar yang dilindungi undang-undang karena ada sanksi hukumnya.
Burung cenderawasih, salah satu satwa langka endemik Papua yang dilindungi namun banyak diperjualbelikan secara ilegal - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sorong, Jubi/Antara - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua Barat mengimbau masyarakat setempat agar tidak menjualbelikan satwa langka yang dilindungi undang-undang karena ada sanksi hukumnya.

"Masyarakat jangan mau dimanfaatkan oleh pemilik modal untuk menangkap satwa liar yang dilindungi karena jika ketahuan masyarakat terlibat akan diproses hukum," kata Kepala BBKSDA Papua Barat, R Bassar Manulang, di Sorong, Selasa (12/9/2017).

Dia mengatakan perdagangan satwa liar yang dilindungi di Kota Sorong berdasarkan laporan masyarakat cukup marak. Diduga satwa liar yang dilindungi undang-undang diperoleh para pemodal dari masyarakat dan beraktivitas di hutan.

Menurut dia, ketidaktahuan serta tuntutan ekonomi membuat masyarakat menjual satwa liar yang seharusnya dilindungi sesuai ketentuan undang-undang dan dapat dimanfaatkan sebagai potensi pariwisata.

"Kami terus melakukan patroli untuk mencegah maraknya perdagangan satwa liar yang dilindungi di Kota Sorong, bahkan Papua Barat pada umumnya," ujarnya.

Patroli tersebut sekaligus memberikan sosialisasi untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang satwa liar yang dilindungi undang-undang serta sanksi pidana bagi yang melakukan perdagangan satwa tersebut.

Ia menyampaikan operasi pencegahan perdagangan satwa liar dilindungi serta sosialisasi sanksi pidananya di wilayah Kota Sorong dua pekan terakhir ini, BBKSDA Papua Barat menemukan puluhan satwa liar yang dilindungi seperti burung cenderawasih, kakatua putih jambul kuning, bayan, buaya, dan berbagai jenis ular atau reptil.

"Puluhan satwa liar tersebut dilepaskan kembali ke alam liarnya. Masyarakat pemilik diberikan peringatan jika kembali mengulangi memiliki bagian memperdagangkan satwa tersebut maka akan diproses sesuai ketentuan undang-undang," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BBKSDA Papua Barat gelar Jambore Konservasi di Sorong

Selanjutnya

Warga Sorong swadaya bangun rumah guru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe