Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pemkab Jayawijaya berjanji bayar kontrakan mahasiswa di Bali
  • Rabu, 13 September 2017 — 18:32
  • 724x views

Pemkab Jayawijaya berjanji bayar kontrakan mahasiswa di Bali

“Kejadian masalah kontrakan rumah mahasiswa tidak hanya terjadi di Bali, tetapi di beberapa kota studi juga mengalami hal serupa. Saya sudah instruksikan Kepala BKD dan Keuangan untuk segera melakukan proses pembayaran seesuai dengan data yang ada,” katanya, kepada wartawan di Wamena, Rabu (13/9/2017).
Beberapa mahasiswa asal Jayawijaya di depan kontrakan di Bali - Jubi/IST
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Diperkirakan sebanyak 51 mahasiswa terancam diusir dari kontrakan mereka di Bali. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berjanji akan menyelesaikan tunggakan uang kontrakan para mahasiswa tersebut.

Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengaku telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayawijaya yang bertanggungjawab atas hal ini, agar menindaklanjuti dan menyelesaikan permintaan mahasiswa di Bali.

“Kejadian masalah kontrakan rumah mahasiswa tidak hanya terjadi di Bali, tetapi di beberapa kota studi juga mengalami hal serupa. Saya sudah instruksikan Kepala BKD dan Keuangan untuk segera melakukan proses pembayaran seesuai dengan data yang ada,” katanya, kepada wartawan di Wamena, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya, keterlambatan pembayaran dana studi dan uang kontrakan mahasiswa, dikarenakan adanya pelimpahan tugas dari Bappeda ke Badan Kepegawaian Daerah. Hal itu membuat prosesnya terkendala, namun untuk dana sudah siap dibayarkan.

Kepala BKD Kabupaten Jayawijaya yang juga penangungjawab dana studi akhir mahasiswa asal Jayawijaya, Hironimus Huby, menjelaskan terkait pembiayaan dana studi akhir di dalamnya juga ada dana kontrakan di kota studi luar Wamena.

“Pembayaran akan dilakukan secepatnya, namun kami belum menerima DPA perubahan karena biayanya ada dalam DPA perubahan. Sejak dilimpahkan tahun ini dari Bappeda ke BKD, tugas kami melakukan pendataan dan membuat permintaan ke keuangan. Dari keuangan langsung transfer ke pemilik kontrakan dan untuk dana studi akhir itu dikirim ke rekening mahasiswa,” kata Hironimus.

Ditambahkan, langkah yang diambil BKD dengan melakukan pembayaran secara serentak di kota studi asal mahasiswa Kabupaten Jayawijaya. Pihaknya akan membuat permintaan di keuangan terkait biaya dengan diawali surat perjanjian kontrak dengan pemilik rumah. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Calon pendamping kampung protes sistem pendaftaran

Selanjutnya

Kemenkumham dan USAID pantau program pencegahan kekerasan gender

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe