Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Anggota dewan kritik pimpinan yang tidak ngantor
  • Rabu, 13 September 2017 — 18:52
  • 1253x views

Anggota dewan kritik pimpinan yang tidak ngantor

Kosongnya pimpinan dewan saat urgen membuat anggota wakil rakyat Papua sulit koordinasi
Ilustrasi Gedung DPR Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Tan Wie Long mengkritik pimpinannya yang  jarang ngantor. Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu kecewa karena akhir-akhir ini pimpinan wakil rakyat lebih banyak di luar.

“Akibatnya, para legislator Papua seperti anak ayam kehilangan induk,” kata Tan Wie Long, Rabu (13/9 2017).

Tan Wie menilai kosongnya pimpinan dewan saat urgen membuat anggota wakil rakyat Papua sulit koordinasi. “Padahal berdasarkan tata tertib dewan, tidak boleh semua pimpinan dan unsur pimpinan meninggalkan tempat," kata Tan Wie menjelaskan.

Ia juga menyebutkan terjadi kekosongan pimpinan dewan pada wakil ketua III yang sudah hampir setahun, lantaran Yanni yang sebelumnya menduduki posisi itu telah mengundurkan diri karena ikut Pilkada Kabupaten Jayapura pada 15 Februari 2017 lalu.

Seharusnya, menurut  dia, tidak semua pimpinan meninggalkan tempat. Kalau pun pimpinan sedang ada tugas, unsur pimpinan lainnya harus siap standby di kantor agar memudahkan korodinasi. Kekosongan pimpinan wakil rakyat Papua itu diharapkan menjadi catatan agar kembali sadar sebagai wakil dari semua rakyat Papua.

“Jika ada hal urgen, kami mau lapor kepada siapa, karena tidak ada unsur pimpinan," kata Tan Wie mempertanyakan .

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Papua, Decky Nawipa, menyebutkan dalam  tatib dewan tidak dibenarkan semua pimpinan meninggalkan kantor dan tugas kedewanan.

“Kalau mengacu pada tatib dewan, ya harusnya begitu," kata Decky, yang menyebutkan Tatib itu seharusnya ditaati.  

 

loading...

Sebelumnya

TNI bantah ada perjudian di pameran AU Merauke

Selanjutnya

Tan Wie Long: berikan kesempatan OAP jadi ASN

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe