Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Warga Sorong swadaya bangun rumah guru
  • Rabu, 13 September 2017 — 19:51
  • 2155x views

Warga Sorong swadaya bangun rumah guru

"Perlu apresiasi dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan guru. Ini juga sebagai wujud kearifan lokal warga setempat dalam hal saling membantu. Apalagi derajat guru di kampung adalah sebuah pekerjaan mulia," katanya, Rabu (13/9/2017).
Rumah guru yang dibangun swadaya masyarakat - Niko/Jubi
Niko MB
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sorong,Jubi - Lima rumah guru SD dan SMP di Distrik Ninjemur, Kabupaten Sorong, dibangun atas swadaya masyarakat sekitar.

Salim sebagai Ketua RW di distrik tersebut mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk peran serta masyarakat guna meningkatkan mutu pendidikan di desa mereka.

"Perlu apresiasi dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan guru. Ini juga sebagai wujud kearifan lokal warga setempat dalam hal saling membantu. Apalagi derajat guru di kampung adalah sebuah pekerjaan mulia," katanya, Rabu (13/9/2017).

Sementara Ketua panitia pembangunan, Perdinansus, yang juga sebagai pendamping program literasi wilayah pinggiran dan terpencil di Distrik Ninjemur mengatakan, sebelumnya guru di kampung ini tidur di Pustu bekas.

"Ada juga yang tinggal di bekas KUD milik kampung dan ada guru yang tinggal di kantin," katanya.

Seorang mantan guru yang bertugas di program kemitraan UNICEF dengan STKIP Muhammadiyah Sorong, Robertua Nauw, mengatakan orangtua siswa dan aparat kampung memulai pembangunan rumah guru pada 27 Mei 2016.

"Proses pembangunan sudah ada satu rumah yang rampung dan telah ditempati," katanya.

Terpisah, Manajer kemitraan STKIP dan UNICEF, Nursalim, berharap selain partisipasi masyarakat, ia menyinggung beberapa perusahaan di sekitar lokasi kampung seperti perusahaan sawit dan pihak Petrogas jangan menutup mata.

"Apalagi ini sudah soal CSR dan tanggung jawab perusahaan kepada daerah, untuk memajukan sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Sorong," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

BBKSDA: Masyarakat jangan jual-belikan satwa dilindungi

Selanjutnya

Raja Ampat tuan rumah pameran Otsus 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat