Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Literasi mengubah hidup
  • Kamis, 14 September 2017 — 07:45
  • 415x views

Literasi mengubah hidup

“Kami merayakan hari aksara ini untuk mengadvokasi dunia yang lebih terpelajar untuk anak-anak, remaja bahkan orang dewasa kami,” tambahnya.
Peserta yang hadir dalam perayaan Hari Literasi Internasional – Solomon Star News / Lynnissha Runa
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Honiara, Jubi – Literasi mengubah hidup. Begitulah kata Sekretaris Tetap Kementerian Pendidikan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, James Bosamata.

“Membaca dan menulis memberi kekuatan untuk mengubah kehidupan di rumah, sekolah dan masyarakat,” kata Bosamata pada acara Hari Literasi Internasional di Honiara.

“Kami merayakan hari aksara ini untuk mengadvokasi dunia yang lebih terpelajar untuk anak-anak, remaja bahkan orang dewasa kami,” tambahnya.

“Pemerintah Kepulauan Solomon, bekerja sama dengan organisasi lain, kami akan mendukung advokat literasi, pendidik, dan pemimpin di masyarakat untuk merayakan pentingnya membaca dan menulis dalam mengubah kehidupan.”

Bosamata menyatakan bahwa litearasi atau keberaksaraan adalah tanggung jawab nasional dimana kita masing-masing memiliki peran sangat penting.

Kata Bosamata, menurut laporan global Universal mengenai pendidikan di Kepulauan Solomon, ditemukan bahwa satu dari lima laki-laki dan dua dari tiga perempuan buta huruf.

“Sebagian masyarakat biasanya keluar dari sekolah dan ada pula yang tidak sering pergi bersekolah," kata Bosamata.

“Masing-masing dari kita semua dapat menjadi advokat untuk literasi sebagai fondasi kesuksesan di setiap bidang kehidupan kita.”

Dia mengatakan bahwa keaksaraan sama pentingnya dengan makanan yang kita makan agar kita bisa hidup dan sukses.

“Literasi ada untuk semua orang, dimanapun dan setiap hari.

“Hal ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup, mencapai kesetaraan, dan meningkatkan masa depan rakyat kita.

“Pentingnya merayakan Hari Literasi Internasional adalah untuk mempromosikan kesadaran publik tentang nilai kata-kata yang tertulis dan untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat dalam bahasa lokal, Pijin, dan Inggris.

"Literasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan status keluarga dan juga status negara.

"Ini tentang menulis dan mengkomunikasikan gagasan kita dengan kekuatan dan semangat. Keterampilan ini sangat penting dalam masyarakat saat ini," kata Bosamata.

Acara tersebut dihadiri oleh para siswa, guru, perwakilan dari UNESCO, dan pejabat dari Kementerian Pendidikan.(Solomon Star News/Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah dan gereja bahu membahu sukseskan ‘Rancangan Rakyat’ di Vanuatu

Selanjutnya

Warga Vanuatu dapat peringatan aktifitas gunung berapi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe