Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. PM Tuvalu kecewa dengan komitmen Perubahan Iklim di Forum Apia
  • Kamis, 14 September 2017 — 07:59
  • 616x views

PM Tuvalu kecewa dengan komitmen Perubahan Iklim di Forum Apia

“PIF seharusnya membahas masalah dari anggotanya dan negara-negara kepulauan kecil dalam konteks Forum, dan jika Forum tidak lagi relevan untuk negara-negara kepulau kecil, maka mereka (negara-negara pulau kecil) memiliki hak untuk menjauhkan diri dari Forum,” kata Sopoaga.
Tuvalu Prime Minister Enele Sopoaga arriving at the opening of the 48th Forum Leaders meeting - talamua.com
PINA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Apia, Jubi – Perdana Menteri Tuvalu, Enele Sopoaga meninggalkan pertemuan PIF di  Apia akhir pekan lalu dalam perasaan kecewa karena tidak ada komitmen yang pasti terhadap jaminan perubahan iklim seperti yang diusulkan negaranya.

Sopoaga menegaskan bahwa pemimpin PIF harus memusatkan diskusi dan pertimbangan mereka mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama Pasifik dan bukan pada “isu politik tingkat tinggi seperti Korea Utara.”

Berbicara kepada media Talamua Online sesaat setelah komunike pertemuan diluncurkan, Sopoaga sangat kritis dalam pendapatnya tentang isu Korea Utara dan bagaimana para pemimpin Pasifik menanggapinya dengan lebih sigap sementara untuk isu jaminan perubahan iklim hanya dibahas secara terbatas.

“Kami turut bersimpati untuk rakyat Korea Utara, tapi kami tidak ada hubungannya dengan permasalahan itu, dan untuk membahas hal ini daripada perubahan iklim, yang sama berbahayanya dengan apa yang sedang dilakukan Korea Utara, ini tidak masuk akal,” tegas Sopoaga.

Dia meneruskan keluhannya dan menuduh Australia sebagai eksportir batubara terbesar di kawasan ini dan memasok komoditasnya ke Tiongkok dan Korea.

Perdana Menteri Australia, Malcom Turnbull menghadiri Forum tersebut dalam kunjungan pertamanya ke Samoa sejak menjabat sebagai Perdana Menteri, dan pengamat di media Australia berpendapat bahwa topik batubara dan perubahan iklim tidak akan dibahas secara rinci dalam pertemuan Forum Apia karena menjadi sebuah isu politik yang penuh perdebatan di daerah pemilihannya (Australia,).

“PIF seharusnya membahas masalah dari anggotanya dan negara-negara kepulauan kecil dalam konteks Forum, dan jika Forum tidak lagi relevan untuk negara-negara kepulau kecil, maka mereka (negara-negara pulau kecil) memiliki hak untuk menjauhkan diri dari Forum,” kata Sopoaga.

"Mengapa mereka harus terlibat dengan Forum yang hanya mendukung keinginan politik negara-negara besar," tambahnya.(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Warga Vanuatu dapat peringatan aktifitas gunung berapi

Selanjutnya

Ini Samoa; negara yang bebas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe