Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Pemkab Nabire minta perdebatan OAP dihentikan
  • Kamis, 14 September 2017 — 14:02
  • 493x views

Pemkab Nabire minta perdebatan OAP dihentikan

Perdebatan OAP seharusnya  diselesaikan di tingkat Provinsi dengan cara berkoordinasi dan komunikasi antara MPR, DPRP, BPS dan Dewan Adat Papua serta Gubernur
Kegiatan sensus yang telah dilakukan oleh BPS Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu – Jubi/Enge
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Nabire, Jubi – Pemerintah Kabupten Nabire, Provinsi Papua minta publik agar menghentikan  perdebatan tentang Orang Asli Papua (OAP). Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Sekretaris Daerah Nabire, Yermias Degei, mensikapi peredebatan saat sosialisasi data kependudukan yang digelar Disdukcapil Nabire, belum lama ini.

“Kami minta perdebatan OAP dihentikan, karena belum ada data yang jelas bahwa OAP itu seperti apa. Selama ini masing - masing sesuai versi berbeda. Baik Dewan Adat, BPS, Pemerintah dan  MRP," kata Yermias Degei, Rabu, (13/9/2017).

Ia menjelaskan, perdebatan OAP seharusnya  diselesaikan di tingkat Provinsi dengan cara berkoordinasi dan komunikasi antara MPR, DPRP, BPS dan Dewan Adat  Papua serta Gubernur. “Mereka harus sepakati bersama sebenarnya OAP yang dimaksud seperti apa dan siapa,” kata Yernias menambahkan.

Yernias khawatir jika publik larut dalam perdebatan keaslian orang Papua dikhawatirkan mengganggu  kebijakan  yang seharusnya memihak. Ia mencontohkan, penyaluran beasiswa juga akan membingungkan jika harus mengukur apakah asli Papua atau tidak.

Yernias menghimbau perdebatan OAP tidak perlu dilakukan, karena ranah Provinsi. “Jadi masyarakat ridak perlu resah dan tidak perlu memperdebatkan,” katanya.

Hal itu dinilai lebih penting untuk menjaga kerukunan bagi masyrakat Nabire dan Papua secara umum.

Perdebatan mengenai orang asli papua sempat ramai saat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura, Jeffry De Fretes berencana mendata orang asli Papua (OAP) di daerahnya.

Jefrry yang mengaku sudah membuat  format isian, kuisioner dan angket itu masih  menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah daerah dan Dinas Infokom.

Menurut dia, pendataan tersebut tak hanya berlaku untuk OAP, tetapi juga warga dari berbagai suku lainnya yang tinggal di kabupaten Jayapura.

“Pendataan ini akan sama seperti kegiatan sensus yang biasa kita lakukan. Jadi tidak hanya OAP saja yang didata, tetapi semua suku, ras dan agama yang menetap di daerah kita ini,” kata Jefrry, kepada Jubi di Sentani, Rabu (19/7/2017)

Hasil pendataan tersebut  untuk mengetahui  jumlah OAP secara keseluruhan. “Data ini sangat penting dan akan diberikan kepada pemerintah daerah untuk menjadi dasar perencanaan pembangunan berdasarkan UU Otsus yang sedang berjalan,” katanya.

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Nabire segera mendapat kelambu anti malaria

Selanjutnya

Nabire butuh pegawai handal dan profesional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe