Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Provinsi Papua genjot pemerataan pembangunan
  • Kamis, 14 September 2017 — 16:25
  • 591x views

Provinsi Papua genjot pemerataan pembangunan

Kebijakan itu sengaja dilakukan melalui kebijakan percepatan yang targetnya meminimalisir kesenjangan.
Ilustrasi peta jalan trans papua - Dok Jubi
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua terus mengenjot pemerataan pembangunan untuk mengurangi kemiskinan. Kebijakan itu sengaja dilakukan melalui kebijakan percepatan yang targetnya meminimalisir kesenjangan.

“Caranya membuat kegiatan peningkatan layanan dasar, infrastruktur, agar  belanja negara maupun daerah mampu menghasilkan terciptanya pertumbuhan ekonomi berkeadilan,” kata Staf Ahli Gubernur Papua, Bidang Politik dan Kesatuan Bangsa, Simeon Itlay, di Jayapura, Kamis (14/9/2017).

Ia menjelaskan, alokasi anggaran yang dilakukan di antaranya  menerapkan subsidi yang tepat sasaran, menjaga fokus anggaran pada bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. “Serta menetapkan program perlindungan sosial maupun penguatan desentralisasi fiskal,” kata Simeon menjelaskan.

Menurut dia, langkah itu diperlukan usaha menciptakan pertumbuhan ekonomi secara berkesinambungan melalui sinergi kebijakan pada semua sektor, diantaranya fiskal, riil, maupun moneter.

Pada sektor fiskal misalnya, Simeon menyebutkan perlu penyusunan anggaran yang produktif dan realistis. Selain itu sektor riil diperlukan kebijakan untuk menjaga stabilitas konsumsi dalam mendorong investasi.

“Sementara di sektor moneyter  melakukan manajemen inflasi serta pengambilan kebijakan moneter,” katanya.

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengatakan secara nasional, Indonesia saat ini punya tantangan pembangunan yang tidak mampu meratakan kesejahteraan.

“Itu merupakan tantangan bagi perkembangan ekonomi negeri ini,”kata Hery.

Hery menyebutkan data tingkat kemiskinan telah turun secara signifikan sejak 1997, namun kesenjangan pendapatan masyarakat masih terus tinggi.

Tantangan tidak meratanya kesejahteraan di Indonesia itu ditunjukan dalam tingginya indek Gini rasio pada September 2016 yang mencapai 0.397. Selain kesenjangan pendapatan, ketidakmerataan akses terhadap kesempatan mendapatkan pekerjaan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan juga masih membayangi Indonesia.

"Saya harap ke depan tercipta solusi dan hadir pula sebuah kontribusi yang maksimum bagi masyarakat.  Umumnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, lebih khusus Papua,” kata Hery.

 

loading...

Sebelumnya

ASN Papua diminta sadar tugas dan kewajiban

Selanjutnya

Pemerintahan kampung harus mandiri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe