Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Kontingen Pesparawi Nabire minta juri independen
  • Jumat, 15 September 2017 — 13:45
  • 1419x views

Kontingen Pesparawi Nabire minta juri independen

Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, mengatakan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII se Tanah Papua adalah ajang bergengsi dan mempunyai nilai rohani sangat tinggi, sehingga diharapkan dewan juri di ajang tersebut bisa mewujudkan dan mengimplementasikan apa yang sudah menjadi janji dan sumpahnya, yakni menilai dengan independen sesuai dengan apa yang tunjukkan oleh para peserta.
Tim juri nasional yang baru datang ke Kaimana – Jubi/Jacob
Jacob Owen
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Kaimana, Jubi - Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, mengatakan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII se Tanah Papua adalah ajang bergengsi dan mempunyai nilai rohani sangat tinggi, sehingga diharapkan dewan juri di ajang tersebut bisa mewujudkan dan mengimplementasikan apa yang sudah menjadi janji dan sumpahnya, yakni menilai dengan independen sesuai dengan apa yang tunjukkan oleh para peserta.

Hal tersebut disampaikan Amirullah Hasyim, saat diwawancarai wartawan, di aula Hotel Grand Papua, Kaimana, Jumat (15/9/2017).

Hasyim mengatakan dewan juri harus independen karena apapun yang menjadi keputusan dewan juri sifatnya final dan mengikat.

“Semoga dalam pelaksanaan Pesparawi ini para dewan juri betul-betul independen dan apapun keputusan dewan juri nanti semua pihak harus menerima. Karena kegiatan ini sebenarnya kita bukan untuk cari juara satu atau juara dua, tetapi tujuan utamanya adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta memuji dan memuliakan nama Tuhan,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Pesparawi Kabupaten Nabire, Yufinia Mote Douw, juga mengharapkan hal yang sama. Dewan Juri Pesparawi diharapkan bisa menjadi Juri yang independen serta tidak memihak kepada kontingen manapun. Karena, soal menang atau tidak, juara atau tidak, itu bukan soal yang utama, tetapi semua kontingen dapat memuji dan memulikan nama Tuhan di Pesparawi XII tahun 2017.

“Saya harap dewan juri dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Kami sangat harapkan dewan juri bisa independen dan apapun hasilnya semua pihak harus menerima apapun yang menjadi keputusan dewan juri, dengan catatan bahwa penilaian tesebut benar-benar sesuai dengan hasil yang ditampilkan masing-masing peserta,”pungkasnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kaimana tuan rumah Pesparawi, ongkos ojek dan harga ikan naik, Bupati kecewa

Selanjutnya

Bupati kecewa miras masih beredar saat Pesparawi XII

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6220x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5806x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe