Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Sekolah diperintahkan perbaiki pagar dan gedung perpustakaan
  • Sabtu, 16 September 2017 — 06:23
  • 854x views

Sekolah diperintahkan perbaiki pagar dan gedung perpustakaan

Laporan itu mengatakan tiga pasak batas dari tanah jelas terlihat melanggar cadangan jalan yang ada di jalan dua jalur tersebut.
Orang tua siswa yang hadir di SMA Negeri Perch menandatangi petisi – Solomon Star/Lesley Sanga
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Honiara, Jubi – Orang tua dan wali pelajar yang menghadiri sekolah menengah atas negeri Perch di Honiara Timur kemarin menandatangani sebuah petisi menentang pengumuman pembongkaran beberapa bagian dari sekolah, yang dikeluarkan oleh Honiara City Council (Dewan Kota Honiara, HCC) pada tanggal 7 September dan akan berakhir pada 14 September.

Pemberitahuan serupa, juga menuntut pembongkaran sebagian pagar dan perpustakaan sekolah, dikeluarkan bagi sekolah tersebut pada bulan Agustus 2016.

Orang tua dan wali telah bekerja bahu membahu untuk melawan perintah pembongkaran tersebut setelah menghadiri sebuah pertemuan singkat yang diatur pihak sekolah.

Pekan lalu, HCC kembali memberi sekolah tersebut peringatan tujuh hari untuk memugar pagar dan bangunan perpustakaan, dengan mengklaim kedua struktur tersebut gagal mematuhi standar bangunan HCC dan skema perencanaan daerah karena beberapa strukturnya telah melanggar ke wilayah yang ditujukan untuk cadangan jalan umum, sementara beberapa struktur lainnya menggerogoti blok tanah lain milik penyewa tanah lainnya.

Gerbang yang dimaksud pihak berwenang yang menjorok ke jalan umum dapat terlihat jelas berada tepat di depan jalan raya umum.

Pengadilan Tinggi dalam kasus perdata nomor 46 tahun 2016 juga terlibat dalam sengketa ini dan memerintahkan agar seorang pakar berkualifikasi melakukan survei di sekolah tersebut dan membuat laporannya dibaca dan dicerna otoritas sekolah.

Laporan tersebut dengan jelas merekomendasikan perbaikan struktur yang bermasalah.

Laporan itu mengatakan tiga pasak batas dari tanah jelas terlihat melanggar cadangan jalan yang ada di jalan dua jalur tersebut.

Sekarang semua bertanya-tanya, pihak mana yang benar-benar melakukan sesuatu yang baik untuk kepentingan anak-anak, otoritas sekolah atau HCC; dan selain itu, bahkan para pelajar pun tahu bahwa Ranadi adalah kawasan industri dan tempat pembuangan sampah.(Solomon Star/Elisabeth C. Giay)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemilik tanah segel beberapa gedung pemerintah PNG

Selanjutnya

Pengusaha perempuan Vanuatu masuk 70 perempuan inspirasional Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe