Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Klemen Tinal: Sepatu roda cabor resmi di Popnas 2019
  • Sabtu, 16 September 2017 — 20:16
  • 1019x views

Klemen Tinal: Sepatu roda cabor resmi di Popnas 2019

“Kami pengurus tidak bisa bekerja sendiri dalam memajukan olahraga ini. Kami butuh dukungan dari pengurus di daerah,”ujarnya.
Ketua sepatu roda Indonesia, Klemen Tinal (paling tengah) foto bersama para atlet cilik dan pengurus Perserosi seluruh Indonesia yang ikut eksebisi sepatu roda Popnas XIV/2017 di Semarang - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Semarang, Jubi – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (PB PORSEROSI), Klemen Tinal menginformasikan, cabang olahraga sepatu roda mulai resmi dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/2019 di provinsi Papua.

“Tahun 2019 saat Popnas dilaksanakan di Papua, sebagai tuan rumah, maka cabang olahraga sepatu roda resmi dipertandingkan,” kata Klemen Tinal kepada wartawan disela-sela pembukaan eksebisi sepatu roda, Popnas XIV/2017, di kompleks olahraga Jatidiri, Semarang, Jumat (15/9/2017) pagi.

Klemen Tinal yang juga wakil gubernur Papua, hadir di kota Lumpia untuk membuka secara resmi pertandingan sepatu roda.

Klemen mengatakan, cabor eksebisi sepatu roda pada Popnas 2017, hanya diikuti 13 provinsi. Oleh karena itu, ia berpesan kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor di masing-masing daerah untuk menyiapkan atletnya, agar pada Popnas dua tahun mendatang, seluruh provinsi bisa ikut ambil bagian.

“Popnas di Papua, seluruh provinsi harus ikut. Kalau separu roda mau berprestasi kita harus mulai dari pembinaan anak-anak,” ujarnya.

Klemen Tinal yang baru saja terpilih menahkodai Perserosi Indonesia, periode 2017-2021 dalam Munas VII Porserosi, (9/9/2017) di Hotel Twin Plaza, Jakarta menegaskan, memajukan olahraga sepatu roda membutuhkan dukungan dari semua pengurus di daerah.

“Kami pengurus tidak bisa bekerja sendiri dalam memajukan olahraga ini. Kami butuh dukungan dari pengurus di daerah,”ujarnya.

Klemen berharap untuk provinsi yang belum membentuk pengurus sepatu roda di daerah untuk segera di bentuk.

“Dari 34 provinsi, mash ada 10 provinsi yang kepengurusaanya belum di bentuk, saya harap untuk segera di bentuk dalam tahun ini,” ucapnya.

Ketua Harian Perserosi Papua, Jefri Abel menyampaikan, pada pertandingan hari pertama, , im sepatu roda Provinsi Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saling berbagai medali emas dan perak pada nomor 300 meter speed.

Di kategori putra, pesepatu roda Jawa Timur Muhammad Habib Aulia meraih medali emas dengan catatan waktu 27, 14 detik, rekannya Hiydr Ega Octrian di posisi kedua (medali perak) dengan catatan waktu 27,26 detik dan posisi ketiga Entico Dewin Perkasa (medai perunggu) dari Jateng dengan catatan waktu 27,28 detik.

Sementara pada ketegori putri Aradhana Wikanestri (29.10 detik) dan Navista Putri Alifah (29.75) dari DIY meraih medali emas dan perak, medali perunggu diraih atlet Latifa Halimi Ananda Putri (29.88) dari Jawa Timur. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Papua harus tampil beda lawan Sumatera Utara

Selanjutnya

PS Lamaholot I ‘cukur’ Sikka FC II 4-0 di turnamen Flobamora Cup II

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe