Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Dinas PU akan memulai simulasi bencana
  • Minggu, 17 September 2017 — 15:02
  • 589x views

Dinas PU akan memulai simulasi bencana

Papua merupakan salah satu kawasan rawan bencana alam. Oleh karena itu Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Provinsi Papua akan memulai melakukan simulasi bencana.
Ilustrasi Banjir - Dok Jubi
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Papua merupakan salah satu kawasan rawan bencana alam. Oleh karena itu Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Provinsi Papua akan memulai melakukan simulasi bencana.

"Saya akan perintahkan kepala Cipta Karya PU Papua agar melakukan simulasi saat gempa termasuk di kantor saya," kata Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Povinsi Papua, Djuli Mambaya, di Jayapura, belum lama ini.

Menurutnya, simulasi penting dilakukan untuk melatih kesadaran masyarakat. Apabila terjadi bencana alam, masyarakat sudah siap siaga menghadapi bencana tersebut dan mengetahui apa yang harus dilakukan.

"Simulasi bencana dilakukan seperti keadaan yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

Ia katakan, simulasi ini menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat terutama melatih dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penanggulangan bencana.

"Bencana alam tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu masyarakat dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujarnya.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa, minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memetakan secara rinci titik rawan bencana di Papua. 

Selain titik rawan bencana, BPBD juga diminta untuk klasifikasi daerah konflik di Papua, seperti di Kabupaten Mimika dan daerah lainnya. Hal ini dianggap penting agar penanganan cepat dan terprogram.

"Kalau sudah ada data segera laporakan ke gubernur, sehingga bisa dilaporkan ke pemerintah pusat," kata Doren. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua minta media gelorakan semangat PON

Selanjutnya

Ini bantahan Kepala BPMK terkait protes calon pendamping desa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe