Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Deerd Tabuni: Tidak ada salahnya KAPP ingin tiga persen dana Otsus
  • Minggu, 17 September 2017 — 15:01
  • 441x views

Deerd Tabuni: Tidak ada salahnya KAPP ingin tiga persen dana Otsus

Ketua Komisi II DPR Papua yang membidangi ekonomi, Deerd Tabuni, menyatakan tidak ada salahnya jika para pengusaha asli Papua yang tergabung dalam Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) minta tiga persen dana Otsus.
Ketua Umum KAPP, Merry C Yoweni, didampingi beberapa pengusaha asli Papua menyerahkan draf pergub kepada Asisten II Sekda Papua, Elia Loupatty - Jubi/Alex
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua Komisi II DPR Papua yang membidangi ekonomi, Deerd Tabuni, menyatakan tidak ada salahnya jika para pengusaha asli Papua yang tergabung dalam Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) minta tiga persen dana Otsus.

Ia mengatakan tuntutan tersebut sesuai Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 18 Tahun 2008 tentang ekonomi berbasis masyarakat.

"Permintaan tiga persen dana Otsus dari penguasaha asli Papua sesuai aturan dan kami mendukung itu," kata Deerd, pekan lalu.

Menurutnya, dengan begitu pengusaha asli Papua dapat mengembangkan usahanya dan ikut ambil bagian dalam proses pembangunan di provinsi paling timur Indonesia itu.

Katanya, ini harus menjadi catatan Pemerintah Provinsi Papua supaya apa yang disuarakan para pengusaha asli Papua itu dapat direalisasikan.

"DPR Papua dan Pemprov Papua perlu duduk bersama menyamakan persepsi menjawab permintaan atau tuntutan pengusaha asli Papua ini," ujarnya.

Ia mengingatka, para pemangku kepentingan jangan hanya mengiyakan permintaan itu di hadapan publik namun realisasinya tidak diwujudkan. 

"Tidak mungkin pengusaha asli Papua ke daerah lain minta proyek atau membawa tuntutan mereka kesana," katanya.

Pemerintah, kata Deerd, perlu memberikan kesempatan kepada orang asli Papua mengatur ekonominya sendiri. Namun ketika dana tiga persen itu direalisasikan, pemerintah berkewajiban melakukan pengawasan supaya dana tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. 

Ketua Umum KAPP, Merry C Yoweni, mengatakan pemerintah Papua harus memberikan tiga persen dana Otsus supaya para pengusaha asli Papua dapat masuk dalam sistem perbankan.

"Dana itu menjadi modal bagi penguasa asli Papua untuk bersaing dengan saudara-saudara dari luar," kata Merry. 

KAPP selalu mendukung program pemerintah Papua dan mewujudkan program Nawacita Presiden Joko Widodo di Tanah Papua.

“Tidak ada orang lain selain kami anak-anak asli yang bisa menggerakkan dan memajukan ekonomi ke depan," ujarnya.

Pihaknya telah menyerahkan draf pergub tentang petunjuk teknis pelaksanaan Perdasus nomor 18 tahun 2008 kepada pemerintah, untuk dibahas lebih lanjut.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty, mengaku siap menindaklanjuti draf pergub dengan melibatkan satuan kerja teknis, agar apa yang diinginkan para pengusaha asli Papua cepat terjawab.

"Saya minta sewaktu-waktu kalau kalian (pengusaha) dipanggil untuk menjelaskan isi draf ini harus datang, sebab kami tidak ingin salah dalam mengambil keputusan," kata Elia. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Jika ini terjadi pada LE, legislator akan desak paripurna boikot pemerintahan 

Selanjutnya

Korban penembakan Deiyai Berdarah dirujuk ke Makassar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe