Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Perempuan pelaku UKM dibekali pelatihan menejemen
  • Minggu, 17 September 2017 — 15:04
  • 919x views

Perempuan pelaku UKM dibekali pelatihan menejemen

Pelatihan itu mengacu keberadaan mereka selama ini sangat berperan bagi pembangunan, khususnya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Ilustrasi. Penyerahan bantuan kepada IKM dan UMKM di KOta Jayapura oleh Walikota jayapura (Jubi/Sindung)
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Nabire, Jubi – Para perempuan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten  Nabire dibekali pelatihan menejemen. Pelatihan itu mengacu keberadaan mereka selama ini sangat berperan bagi pembangunan, khususnya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Maka perlu didorong UKM itu sektor ekonomi berbasis kerakyatan,” kata Asisten II, Bidang Pembangunan, Setda Kabupaten Nabire, M. Thoyib, saat penutupan pelatihan Bimbingan Manajemen Usaha bagi Perempuan dalam mengelola Usaha. Jumat, (15/9/17)

Thoyib menjamin pemerintah daerah Nabire terus mendorong usaha kecil menengah yang mengedepankan sumber daya lokal dan partisipasi perempuan Papua. Hal itu dilakukan dengan melibatkan organisasi pemerintah daerah (OPD)  agar membimbing dan menambah pengalaman serta pengetahuan kepada perempuan.

“Saya berharap peserta agar dapat meneruskan pengalaman selama pelatihan kepada ibu - ibu yang belum sempat mengikuti kegiatan pelatihan menejemen,” kata Thoyib, menambahkan.

Tukar pengalaman kepada pelaku UKM yang belum mendapat pelatihan itu penting agar upaya meningkatkan ekonomi keluarga yang mengedepankan sumber daya lokal tetap terjaga. “Saling memberikan ilmu, sehingga tak tergantung pada pemerintah, saya yakin pelaku UKM sudah paham bagimana menjaga agar usahanya tetap eksis,” kata Thoyib yakin .

Ketua Panitia Pelatihan Bimbingan Manajemen Usaha bagi Perempuan, Matilda Mose, mengatakan kegiatan pelatihan  manajeman bagi ibu - ibu diikuti oleh 70 peserta dari tujuh Distrik dan dilaksanakan selama empat hari sejak  Selasa 12 hingga 15 September 2017.

“Tujuannya memberikan motivasi agar perempuan Papua bisa mengelola keuangan dan bisa memanfaatkan sumber daya lokal dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga,” kata Matilda.

Sedangkan Sarce Rumanasen, seorang  peserta pelatihan dari Distrik Wapoga, mengatakan kegiatan itu sangat menginspirasi dan mendorong para ibu agar tetap belajar dalam membangkitkan ekonomi keluarga.

"Kami bangga dan senang sebab ada ilmu tambahan baru. Sekembalinya ke tempat kami akan melanjutkan dan membagikan pengalaman ini kepada teman - teman di kampung,” kata  Sarce.

loading...

Sebelumnya

Bijih tembaga dan konsentrat dominasi ekspor Papua

Selanjutnya

Gapensi: Semen langka di Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe