Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Hilka: jangan percaya media karbitan perusak nama KNPB
  • Minggu, 17 September 2017 — 19:03
  • 956x views

Hilka: jangan percaya media karbitan perusak nama KNPB

“Media online itu menyebut, saya bilang KNPB sering kali meminta sumbangan secara paksa kepada masyarakat, dan sering kali dana yang didapat dari hasil kriminal. Juga KNPB menjual harga diri orang Papua dan bangsa Indonesia kepada pihak asing yang memiliki kepentingan,” katanya mengutip redaksi yang ditulis kedua media tersebut.
Noldi Hilka dan Yulian Uropmabin ketika bertandang ke redaksi Jubi beberapa waktu lalu - Jubi/Mawel 
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Koordinator Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Pegunungan Bintang, Noldi Hilka, mengimbau rakyat Papua tidak perlu resah dengan pemberitaan media 'karbitan' atau 'abal-abal', juga beberapa media resmi yang kerap memojokkan KNPB.

“Saya tidak pernah percaya media lain karena media lain itu banyak tipu, apalagi media online yang tidak jelas, seperti Papua News hingga Papua Today,” tegasnya, kepada jurnalis Jubi di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (17/09/2017).

Hilka menyampaikan hal tersebut menyusul ada pemberitaan media online yang mengatasnamakan dirinya. Hasil wawancara itu, menurut dia, dimuat di media online PapuaToday.Id dan PAPUANEWS.ID, (12/08/2017).

“Media online itu menyebut, saya bilang KNPB sering kali meminta sumbangan secara paksa kepada masyarakat, dan sering kali dana yang didapat dari hasil kriminal. Juga KNPB menjual harga diri orang Papua dan bangsa Indonesia kepada pihak asing yang memiliki kepentingan,” katanya mengutip redaksi yang ditulis kedua media tersebut.
 
Kata Hilka, pemberitaan itu benar-benar permainan pihak-pihak yang benci dengan perjuangan dirinya dan media rakyat KNPB. Pihak-pihak yang membenci, katanya, sedang berusaha merebut hati rakyat yang sudah menyatukan langkah dalam perlawanan bersama KNPB.
 
“BIN, BAIS sedang bermain. Karena, saya ini tidak pernah menelepon maupun menerima telepon untuk berbicara macam itu. Saya hanya mau bilang silakan saja bermain untuk menambah pundi-pundi pedapatan, tetapi kami tidak pernah mencari makan dengan cara menipu. Kalau kami menipu rakyat, isu Papua yang sedang mendunia tidak akan pernah terwujud,” tegasnya.
 
Kata dia, dalam pemberitaan juga menyebut dirinya akan menyerah kepada Republik Indonesia, dan itu tidak benar. Karena, dirinya tidak pernah berbangga menjadi warga negara Indonesia yang penuh dengan kebohongan dan barbarisme.
 
“Masuk kantor kampung saja tidak pernah. Apalagi mau kerja dengan menyerah, itu tidak akan pernah. Perlawanan ini akan berlanjut sampai titik darah terakhir. Kami tahu konsekuensi dalam perlawanan ini,” tegasnya.
 
Sementara Yulian Uropmabin, Ketua Komisariat  KNPB wilayah Pegunungan Bintang, mengatakan berita itu benar-benar hoax. Karena media yang memuat dan wartawan yang menulis tidak jelas. Foto dalam berita juga tidak jelas dari mana sumber, kapan dan di mana.

“Ketua Koordinator wilayah tidak pernah dapat telepon yang mengaku wartawan untuk wawancara, lalu tiba-tiba muncul berita itu aneh. Ini jelas-jelas berita permainan,” sanggahnya.

Lanjut dia, permainan model apa pun yang dimainkan tidak akan pernah menaklukkan kekuatan rakyat yang sedang bangkit dan melawan. Perlawanan rakyat, kata dia, makin solid saat mengetahui permainan penuh tipu daya tersebut.

“Rakyat kami belajar dan makin bersatu,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Relawan LE for Provinsi Papua jamin aksi damai berlangsung aman

Selanjutnya

Hari ini, BAP Bupati Biak segera dilimpahkan ke Kejaksaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe