Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Cabor gagal raih medali langsung angkat koper
  • Senin, 18 September 2017 — 08:23
  • 798x views

Cabor gagal raih medali langsung angkat koper

“Jadi bukan cabornya saja, pelatihnya juga, kita akan evaluasi semua,” ucapnya.
Atlet lempar lembing putri Papua saat lakukan lemparan. Di nomor ini Papua gagal sumbang medali - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Semarang, Jubi – Ketua Kontingen Popnas Papua, Idris Salama mengatakan, para yang sudah selesai bertanding dan gagal menyumbang medali langsung angkat koper menuju Jayapura.

“Cabor yang sudah sudah selesai, kita langsung kita pulangkan ke Jayapura. Lima cabor itu, atletik hanya sumbang satu medali perunggu” ujar Idris kepada wartawan disela-sela pertandingan cabang olahraga Karate, di GOR Patriot Kodam IV/Diponegoro, Sabtu (16/9/2017).

Hingga hari enam penyelenggaraan Popnas XIV/2017, lima cabang olahraga yang gagal menyumbang medali untuk Papua sudah kembali ke Jayapura.

Lima cabor itu diantaranya basket putri, tenis lapangan dan angkat besi, dayung dan atletik. Merosotnya prestasi atlet pelajar Papua, Idris mengaku, hingga saat ini kontingen Papua baru meraih satu medali perak dan perunggu.

Kedua medali tersebut diraih dari cabor Judo dan tolak peluru. Idris bilang cabor-cabor gagal sumbang medali pada Popnas tahunn ini, pasti dievaluasi Dinas Olahraga dan Pemuda.

“Jadi bukan cabornya saja, pelatihnya juga, kita akan evaluasi semua,” ucapnya.

Puncak prestasi atlet pelajar itu ada di Popnas, sehingga kalau gagal, tentu akan dievaluasi. Atlet yang gagal, tidak lagi bisa masuk Pusat Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP), harus ikut seleksi bersama pelajar yang lainnya.

“Tahun 2019 Papua menjadi tuan rumah, nanti kita pulang ke Jayapura langsung kita lakukan seleksi atlet untuk masuk PPLP untuk persiapan kejurnas PPLP maupun Popnas sendiri,” tandasnya.

Nico Dimo, anggota pembinaan prestasi KONI Papua menilai, evaluasi total harus dilakukan. “Disorda, Pengprov dan KONI, kita harus duduk bersama mencari solusi untuk siapkan atlet ke PON 2020,” akunya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Target 10 besar Papua di Popnas hanya mimpi

Selanjutnya

Papua siap jungkir balik hadapi Jateng di Semifinal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe