Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua tahan Bupati Biak Numfor
  • Senin, 18 September 2017 — 15:28
  • 3214x views

Polda Papua tahan Bupati Biak Numfor

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Senin (18/9/2017), menahan Bupati Biak Numfor, Thomas Ondy, terkait korupsi di Kabupaten Mamberamo Raya sebesar Rp 84 miliar.
Bupati Biak Numfor, Thomas Ondy, tersangka dugaan korupsi APBD senilai Rp 84 miliar - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Senin (18/9/2017), menahan Bupati Biak Numfor, Thomas Ondy, terkait korupsi di Kabupaten Mamberamo Raya sebesar Rp 84 miliar.

Penahanan yang dilakukan oleh penyidik Polda Papua dilakukan seusai pemeriksaan Ondy termasuk pemeriksaan terhadap kesehatannya yang dilakukan tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara.

Pengacara Ondy, Marjohan Pangaribuan, kepada wartawan mengatakan menghargai keputusan polisi selaku penyidik kasus tersebut yang menahan kliennya.

Seharusnya berkas Ondy sudah dilimpahkan ke jaksa untuk diproses lebih lanjut. Namun karena penyidik menunda penyerahan sehingga menyebabkan kliennya ditahan di tahanan Mapolda Papua.

"Klien kami menghargai dan menghormati keputusan tersebut," kata Pangaribuan.

Ondy diduga melakukan korupsi saat menjabat Kepala Bagian Keuangan Pemda Mamberamo Raya dengan modus memindahkan dana APBD ke rekening pribadi.

Selain menyeret Ondy, kasus tersebut juga menyeret dua karyawan Bank Papua Cabang Mamberamo Raya yakni SB dan TSA.

Tersangka dijerat sesuai pasal 2 dan 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 (1) KUHP dan pasal 3 UU No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Hari ini, BAP Bupati Biak segera dilimpahkan ke Kejaksaan

Selanjutnya

GKI Jayapura ingatkan Pengadilan Militer tegakkan keadilan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32878x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8923x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6432x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5743x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5587x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe