Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. KIPRA tetap fokus program kemasyarakatan dan lingkungan
  • Senin, 18 September 2017 — 13:57
  • 484x views

KIPRA tetap fokus program kemasyarakatan dan lingkungan

Fokus itu meliputi isu lingkungan dan kemasyarakatan yang terus didorong agar ada perubahan.
Direktur KIPRAH ketika memberikan keterangan kepada wartawan Jubi, Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi Yayasan Konsultasi Independen Rakyat (KIPRA)  tetap fokus pada program umum yang  bergerak pada advokasi kebijakan publik. Fokus itu meliputi isu lingkungan dan kemasyarakatan yang terus didorong agar ada perubahan.

“Persoalan lingkungan banyak iInvestor perusahaan yang menggarap kekayaan alam dan tanpa memerhatikan aspek-aspek pelestarian, dan tanah tanah yang lebih keramat,” kata Direktur KIPRA, yang baru dilantik, Irianto Jacobus, usai serah terima jabatan belum lama ini.

Ia menyatakan persoalan lingkungan itu secara khusus pemanfaatan hasil hutan bukan kayu saja, yang akan dorong dalam bingkai advokasi kebijakan. Langkah itu dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan penguatan kapasistas aparatur kampung terkait dengan undang undang desa nomor 16 Tahun 2016.

“Kami akan memfasilitasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah di tingkat kampung meliputi  aparatur desa,” kata Irianto menambahkan.

Diakui banyak sekali permasalahan yang terjadi di Papua, selain HAM, lingkungan, dan juga ekonomi serta kesehatan belum tertangani secara signifikan untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat yang lebih sejahtera.

Program yang dilakukan nanti melakukan revitalisasi tata kelola hutan dan penglolaan lahan di lokasi Kabupaten Keerom, itu akan dilanjutkan mengenai peradilan adat di Port Numbay. “Kami juga akan menjalin hubungan dengan pemerintah kabupaten Sarmi untuk bekerja sama dengan mereka,” katanya.

Mantan Direktur KIPRA Markus Kajoi, mengatakan lembaga yang mulai berdiri sejak 2007 sudah menjalankan  21 program yang yang telah menjangkau delapan kabupaten dan satu kota. “Untuk mengeksekusi program, KIPRA bekerja sama dengan sejumlah lembaga funding,” kata Markus.

Sejumlah lembaga funding itu di antaranya UNDP, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa, USAID, Asia Foundation, Tifa Indonesia, Oxfam Inggris, dan sejumlah badan perencanaan  pembangunan daerah di Papua.

 “Hampir semua program sudah terlaksana untuk satu progam mengacu kepada advokasi kebijakan publik, penguatan kapasitas masyarakat sipil, aparat kampung, kemudian penelitian dan pengembangan,” kata Markus menjelaskan.

Ia mengaku telah melakukan uji petunjuk teknis model pemberdayaan masyarakat adat Papua dan study mengenai program pemberdayaan di kampung. Selain itu memberikan layanan dasar terkait pendidikan dan kesehatan.

loading...

Sebelumnya

Rustan Saru: ASN tidak boleh takut Wali Kota

Selanjutnya

Pelantikan kepala UPT-BPNB Papua diwarnai pemalangan jalan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe