Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Hendrikus: judi roleks sebaiknya ditutup
  • Senin, 18 September 2017 — 18:15
  • 591x views

Hendrikus: judi roleks sebaiknya ditutup

"Danlanud Merauke, harus mengambil langkah cepat menutup, agar tak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," katanya kepada sejumlah warrtawan saat jumpa pers di Swiss-Belhotel, Merauke, Senin (18/9/2017).
Permainan judi roleks yang masih berjalan di  lapangan TNI AU – Jubi/IST
Ans K
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi- Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, mengatakan permainan judi roleks yang dilaksanakan di Lapangan TNI Angkatan Udara (AU) Merauke sebaiknya ditutup.

Menurut dia, tindakan itu bertujuan agar tak menimbulkan konflik di antara aparata kemanana sendiri. Apalagi permainan tersebut dilaksanakan di kawasan militer.

"Danlanud Merauke, harus mengambil langkah cepat menutup, agar tak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," katanya kepada sejumlah warrtawan saat jumpa pers di Swiss-Belhotel, Merauke, Senin (18/9/2017).

“Saya sudah menanyakan kepada Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung terkait izin dibukanya permainan judi roleks. Namun jawaban Kapolres pihaknya tidak memberikan izin,” tambahnya.

Tidak adanya izin permainan roleks yang dikeluarkan kepolisian, lanjut Hengky, maka permainan itu adalah illegal.

“Bagaimana kalau muncul persoalan di kemudian hari, siapa yang harus bertanggungjawab?” tanya Hengky.

Dikatakan, beberapa bulan lalu sempat terjadi konflik di Seringgu, saat judi roleks dibuka.

“Apakah kejadian itu mau diulang lagi. Saya harap Danlanud Merauke tidak tinggal diam, tetapi harus mengambil langkah cepat,” pintanya.

Hengky menegaskan, permainan roleks adalah judi, meskipun bentuknya hanya berupa barang yang dipertaruhkan. Namun itu, katanya, hanya skenario pengelola, sebab setelah barang didapatkan, justru akan ditukarkan kembali dengan uang.

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, saat dikonfirmasi beberapa hari lalu enggan bicara. Dia menyarankan agar ditanyakan langsung kepada pengelola kegiatan.

Salah seorang rohaniawan Katolik, Pastor Anselmus Amo, MSC, mendesak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke mengusir pengelola roleks keluar dari bumi Anim Ha.

“Kegiatan yang dilakukannya adalah perjudian dan telah merusak generasi bangsa. Tak ada nilai positif didapatkan. Jadi, sebaiknya bos roleks diusir saja,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

PS Lamaholot I ‘cukur’ Sikka FC II 4-0 di turnamen Flobamora Cup II

Selanjutnya

Kapolres Merauke: warga Kampung Sigabel Jaya jaga kebersamaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6394x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2537x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2506x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1430x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1221x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe