Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Julius: DPT pilkada Intan Jaya akan pengaruhi pilgub dan pemilu
  • Senin, 18 September 2017 — 18:56
  • 1065x views

Julius: DPT pilkada Intan Jaya akan pengaruhi pilgub dan pemilu

"Nah, DPT yang digunakan MK ini, harus menjadi acuan juga ketika pilgub, pileg, dan pilpres. Kalau tidak patut dipertanyakan. Ini yang saya khawatirkan akan menimbulkan masalah nantinya," kata Miagoni, Senin (18/9/2017).
Ilustrasi Masyarakat Intan Jaya - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Mantan legislator Papua periode 2009-2014, dari Intan Jaya, Julius Miagoni menyatakan, jumlah DPT beberapa distrik di Intan Jaya yang diakomodir Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa pilkada setempat, Agustus 2017, dapat berdampak pada pilgub Papua, 2018, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, pada pemilu 2019.

Ia mengatakan, DPT yang diakomodir MK dalam sengketa pilkada Intan Jaya, diduga sarat rekayasa. Ada distrik yang DPT-nya berkurang dan ada yang bertambah. Misalnya di Distrik Mbiandoga, hasil hitungan MK suara sah sebanyak 567, padahal DPT yang sebenarnya 14.509 pemilih. Di Distrik Wandai suara sah versi MK 14.509 padahal DPT sebenarnya hanya 8.352. 

"Nah, DPT yang digunakan MK ini, harus menjadi acuan juga ketika pilgub, pileg, dan pilpres. Kalau tidak patut dipertanyakan. Ini yang saya khawatirkan akan menimbulkan masalah nantinya," kata Miagoni, Senin (18/9/2017).

Menurutnya, putusan MK bersifat final, sehingga ke depan DPT versi MK itulah yang harus digunakan dalam pelaksanaan pesta demokrasi lainnya di Intan Jaya.

"Ketika pilgub, pileg dan pilpres ada penambahan DPT, saya pikir tidak akan terlalu signifikan. Ada batas wajarnya. Jika melebihi batas wajar, patut dipertanyakan," ujarnya.

Katanya, MK perlu memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan keputusannya terkait DPT Intan Jaya yang diakomodir. 

"Masalah DPT itu, bukan hanya untuk hari ini, tapi akan menyisakan masalah ketika pilgub, pileg, dan pilpres," katanya.

Bupati Intan Jaya yang juga pemenang pilkada setempat, Natalis Tabuni mengatakan, MK benar-benar melihat kasus pilkada Intan Jaya secara jernih, komprehensif dan mengacu pada C1 KWK yang berasal dari TPS.

"Kalau dikatakan pleno sana, pleno sini, ini dipelajari lebih baik oleh MK. Kemenangan kami paslon nomor urut 3, yang diputuskan oleh MK benar-benar berdasarkan C1 dari TPS," kata Tabuni yang kembali berpasangan dengan wakilnya, Yan Kobogayau. (*) 

loading...

Sebelumnya

Calon legislator Otsus desak DPR Papua segera gelar pelantikan

Selanjutnya

Pendeta Dani Mitha: saya tidak pernah mengerahkan massa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe