Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Pencak silat sumbang 1 perunggu, Papua belum juga dapat emas
  • Selasa, 19 September 2017 — 03:55
  • 982x views

Pencak silat sumbang 1 perunggu, Papua belum juga dapat emas

“Wempi tidak bisa lanjut pertandingan. Keputusan dokter hidungnya berdarah dan riskan bila lanjut,” ujarnya.
Petarung Papua, Wempi Walilo mendapat tendangan dari lawan asal NTB – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Semarang, Jubi - Ingon Saresa Daundi, pesilat putri yang turun di kelas E putri, hanya mampu sumbang medali perunggu buat kontingen Popnas Papua.

Daundi dikalahkan pesilat Sulawesi Selatan, Nurvika Rahayu dengan poin 0-5 yang berlangsung di Auditorium Undip Imam Berjo Semarang, Senin (18/9/2017) siang.

Dengan hasil ini maka, tim silat Popnas Papua hanya bisa sumbang perunggu dan belum bisa mendongkrak peringkat Papua di urutan 29.

Ingon Saresa melaju ke semifinal cabor silat setelah mengalahkan pesilat putri dari DI Yogyakarta, Dian Kusumaningrum dengan poin 5-0.

Sebelumnya beberapa pesilat lainnya juga berguguran, Gresti  Ejeli Lidiwin Tan yang bermain di kelas H putri juga harus tumbang dari Adilla Sulfatiana asal Kalimantan Barat dengan poin 5-0.

Sementara itu anak Asuh Suheri dan Stenly Salampessy ini, di pesilat putra seperti Aji Wijayanto,  Andreas M. Sitompul Andika R. Putra  diganda harus mengakui lawan-lawannya dari daerah lain. Simeon Wetapo kelas H putra juga harus tumbang pertama dari  pesilat Jawa Timur Jaya Abadi Amroin dengan angka 0-5.

Dari cabang tarung derajat, satu-satunya petanrung Papua, Wempi Walilo kalah dari petarung Nusa Tenggara Barat di perempat final.

Pelatih tarung derajat Popnas Papua, Manuel Maker mengatakan, anak asuhnya itu kalah babak kedua setelah mendapat pukulan telak di wajah.

“Wempi tidak bisa lanjut pertandingan. Keputusan dokter hidungnya berdarah dan riskan bila lanjut,” ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Basket putra tantang Jateng di semifinal

Selanjutnya

Papua antiklimaks, kalah di finalti

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2982x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1162x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1142x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe