Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Kabupaten/kota diminta terapkan e-planning dan e-budgeting
  • Minggu, 16 Oktober 2016 — 18:01
  • 1433x views

Kabupaten/kota diminta terapkan e-planning dan e-budgeting

"Kami harus tunjukan, Papua maju. Apalagi dengan komitmen dari seluruh ASN, mampu menerapan e-planning dan e- budgeting," kata Hery.
Kantor Gubernur Provinsi Papua - Jubi/Alexander Loen
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua berharap kedepan seluruh kabupaten kota di tanah Papua bersinergi menerapkan "e-planning" dan "e-budgeting". Sebab hal ini sesuai dengan keinginan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil.

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, mengatakan meskipun e-planning dan e-budgeting baru akan diterapkan di Indonesia pada 2018, namun pemerintah provinsi sudah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sebelum kabupaten/kota, pemerintah provinsilah yang akan duluan terapkan sistem ini," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Soal penerapan, ujar Hery, bulan depan Gubernur Papua Lukas Enembe akan melakukan penandatanganan MoU dengan pemerintah Kota Surabaya dalam rangka menerapkan e-planning dan e-budgeting.

"Nanti di 8-11 November 2016, pak Gubernur akan menandatangani MoU dengan Pemkot Surabaya terkait penerapan e-planning dan e-budgeting di pemerintah Papua," ucapnya.

Hery menekankan, meskipun saat ini di dalam pemerintahan Papua masih banyak yang harus dibenahi, tapi sebagai aparatur negara sudah harus siap menerapkan e-planning dan e-budgeting untuk tunjukan Papua maju.

"Kami harus tunjukan, Papua maju. Apalagi dengan komitmen dari seluruh ASN, mampu menerapan e-planning dan e- budgeting," kata Hery.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil berharap "e-planning" dan "e-budgeting" dapat mulai diterapkan di Indonesia pada tahun 2018.

"Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2017 kita perbaiki dari sebelumnya, ini adalah langkah awal melakukan e-budgeting dan e-planning," kata Sofyan Djalil.

Mantan Menko Perekonomian itu menyatakan Musrenbangnas 2016 merupakan perbaikan dari sistem yang selama ini dilaksanakan, yang dianggap masih belum optimal.

"Kita masih terus mencari format supaya acara Musrenbangnas tahun-tahun mendatang lebih efektif dan dapat menangkap semua aspirasi dari daerah," katanya.

Ia menyebutkan, untuk 2018, Bappenas merencanakan Musrenbangnas menjadi proses terakhir sebagai komitmen para kepala daerah dan menteri .

"Sedangkan diskusi akan dilakukan sepanjang tahun dan akan dicicil provinsi per provinsi dan kementerian/lembaga sehingga rumusan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2018 akan lebih optimal dibanding saat ini," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Biak dan Wamena akan dibenahi jadi destinasi wisata

Selanjutnya

Legislator ingin semua wilayah peguteng didarati pesawat berbadan besar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe