TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Demi LE, rakyat Papua rela jalan kaki dari Waena ke Kantor Gubernur  
  • Selasa, 19 September 2017 — 13:28
  • 1977x views

Demi LE, rakyat Papua rela jalan kaki dari Waena ke Kantor Gubernur  

Guna menyikapi upaya hukum yang sedang dilakukan oleh Polri terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE),  rakyat Papua yang tergabung dalam Relawan LE for Provinsi Papua bersedia jalan kaki dari Waena Expo dan Perumnas III Waena ke Abepura, Kota Jayapura. 
Relawan LE for Papua turun jalan kaki ketika melintasi di Padang Bulan, Abepura menuju kantor Gubernur Papua dan Mapolda Papua, Selasa (19/92017) - Abeth You/Jubi
Abeth You
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Guna menyikapi upaya hukum yang sedang dilakukan oleh Polri terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE),  rakyat Papua yang tergabung dalam Relawan LE for Provinsi Papua bersedia jalan kaki dari Waena Expo dan Perumnas III Waena ke Abepura, Kota Jayapura. 

Denius, salah satu orator aksi, mengatakan sampai kantor Gubernur Papua dan Mapolda Papua juga siap jalan kaki. 

"Demi pempinan kami rakyat Papua, Bapak Lukas Enembe, kami siap jalan kaki tanpa menggunakan kendaraan," kata Denius, dalam orasinya ketika melintasi Padang Bulan, Selasa,  (19/9/2017).

Selain itu, ada warga yang sempat berteriak hentikan kriminalisasi, hentikan diskriminasi, hanya LE yang mampu melindungi rakyat Papua. 

Didimus, orator lainnya, mengatakan pejabat Papua terutama LE diibaratkan sebagai seekor sapi yang diikat mati oleh pemiliknya. Sehingga ruang gerak bagi Gubernur Papua sangat sempit. 

"Jangan bikin budak pemimpin kami. Pak Gubernur ini seakan sapi yang diikat oleh tuannya. Padahal, Pak LE adalah Gubernur yang harus melindungi rakyatnya terutama anak sekolah," ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan, bagi LE pendidikan merupakan segala-galanya untuk seseorang meraih masa depan yang cerah. Bahkan, orang memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan unggul akan dapat menjawab semua tantangan dan akan membuat terobasan-terobosan baru.

Pihaknya mempertanyakan kepada Kapolri, apabila terjadi pemutusan dana beasiswa bagi mahasiswa Papua, siapa yang akan menanggung akibat pemberhentian beasiswa tersebut. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Hentikan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua 

Selanjutnya

Ini alasan 14 anggota dewan Papua belum dilantik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat