Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pedagang pasar Youtefa minta timbunan karang
  • Selasa, 19 September 2017 — 16:18
  • 866x views

Pedagang pasar Youtefa minta timbunan karang

Selain lumpur, hujan yang terjadi juga menimbulkan tumpukan sampah plastik dan potongan kayu di dalam pasar.
Mama Helena dan teman-temannya saat berjualan di pasar Youtefa, Senin (18/9/2017) kemarin. - Agus Pabika / Jubi
Agus Pabika
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Pedagang pasar Youtefa minta areal dagang mereka ditimbun karang. Permintaan itu terkait hujan deras yang menguyur kota Jayapura dan sekitarnya beberapa hari lalu.

“Hujan itu membuat pasar baru Youtefa menjadi genangan lumpur hingga hari ini,” kata seorang pedagang, pasar Youtefa, Mama Helena, Selasa (19/92017).

Selain lumpur, hujan yang terjadi juga menimbulkan tumpukan sampah plastik dan potongan kayu di dalam pasar. “Ini membuat para penjual dan pembeli mengeluh,” kata Helena, menambahkan.

Ia mempertanyakan kinerja dari Pemkot Jayapura yang selalu tidak memperhatikan kondisi pasar, setiap kali hujan turun. Tak jarang kondisi pasar yang penuh lumpur dan sampah itu membuat penjual resah dengan kondisi pasar. Karena selain kondisinya kotor juga menimbulkan bau, selain itu tumpukan sampah dan kayu membuat para pedagang sulit berjualan.

“Bagaimana kami mau jualan dan pembeli mau masuk kalau kondisi pasar seperti ini, pastinya pembeli malas masuk,” kata Helena menjelaskan.

Ia menagih janji ke pemerintah yang sebelumnya menjanjikan penanganan pasar, namun sampai saat ini tidak pernah dan tidak ada perubahan yang terjadi. Helena juga menyayangkan sikap pemerintah yang setiap kali kunjungan selalu menjanjikan perbaikan. “Namun nyatanya pasar ini selalu terendam banjir,” katanya.

Hadadde, seorang pedagang lain menyatakan kondisi pasar selalu banjir meski penimbunan telah dilakukan. “Bagaimana tidak kalau  yang kami timbun pasir dan tanah pasti pecek lagi,” kata Hadadde.

Ia menilai pemerintah tidak pernah datang mengirimkan material karang untuk menimbun pasar. Padahal jika itu dilakukan akan mengurangi banjir dan lumpur. Hadadde, menyebutkan pemkot dan DPRD setempat seakan tidak peduli keluhan warga pasar.

“Setidaknya mereka menimbun pasar ini dengan batu karang, namun yang ada penimbunan dilakukan selama ini swadaya dari pedangang,” kata Hadadde, menjelaskan.

loading...

Sebelumnya

Garuda Travel Fair II targetkan transaksi hingga Rp 8,5 Miliar

Selanjutnya

Demontrasi untungkan pedagang warung makan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6044x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5686x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3718x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe