Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Yunus Wonda: jika Gubernur LE ditahan, kami aksi bakar batu
  • Selasa, 19 September 2017 — 18:10
  • 2113x views

Yunus Wonda: jika Gubernur LE ditahan, kami aksi bakar batu

"Mari semua anak Papua bersaing dengan sehat, jangan saling gunting, dan jangan kita saling mencelakakan orang lain. Mari bersaing dengan sehat," ujarnya.
Masyarakat Papua dari lima wilayah adat saat menduduki kantor gubernur - Jubi/Alex 
Alexander Loen
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Yunus Wonda, menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) tidak ditahan penyidik Bareskrim Polri, terkait dugaan tindak pidana korupsi beasiswa luar negeri 2016.

Hal tersebut disampaikan kepada ribuan masyarakat Papua dari lima wilayah adat yang melakukan demo damai, menuntut agar menghentikan kriminilisasi terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe, di halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (19/9/2017), 

Ia menilai, upaya kriminilisasi yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap LE mengarah pada kepentingan politik. Untuk itu, dirinya berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat Papua kepada Presiden Jokowi.

"Mari semua anak Papua bersaing dengan sehat, jangan saling gunting, dan jangan kita saling mencelakakan orang lain. Mari bersaing dengan sehat," ujarnya.

Ia tekankan, jika Gubernur Papua ditahan, maka pihaknya akan melakukan aksi bakar batu di halaman kantor gubernur dan DPR Papua.

"Saya yang akan memimpin langsung, siang malam kami akan ada di tempat ini, sampai keputusan terakhir dan itu jelas malapetaka," ucapnya.

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen menekankan, sampai saat ini Gubernur LE dalam keadaan aman, dan tidak ada satupun yang dapat mengganggunya.

"Saya dengan ketua DPR Papua selalu mendampingi beliau selama pemeriksaan di Jakarta, dan gubernur perintahkan saya untuk kembali ke Papua dan menjalankan roda pemerintahan," kata Hery.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang ingin merusak kedamaian di Tanah Papua.

"Jangan sampai terkonfrontasi dengan orang-orang tidak bertanggungjawab. Siapa yang Anda temui ketika memprovokasi, segera laporkan dan kita harus ambil tindakan tegas terhadap orang-orang tersebut," ujarnya. 

Sekadar diketahui, demo damai yang dilakukan masyarakat Papua dari lima wilayah adat tidak hanya berlangsung di Kota Jayapura, tetapi juga di Kabupaten Nabire, Mimika, Biak, dan Merauke.

Usia mendengar penjelasan dari Ketua DPRP dan Sekretaris Daerah Papua, ribuan masyarakat langsung membubarkan diri dengan tertib untuk kembali ke daerah masing-masing. (*)

loading...

Sebelumnya

BPS harus sediakan data valid

Selanjutnya

Pemprov paparkan evaluasi APBD Perubahan ke DPRP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat